Pilkada 2020, PKB Pede Usung Kader Internal

Politik  SELASA, 09 JULI 2019 , 21:17:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Pilkada 2020, PKB Pede Usung Kader Internal

Ketua DPW PKB Banten Ahmad Fauzi/NET

RMOLBanten. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banten percaya diri mengusung kadernya maju pada Pilkada serentak 2020 di empat kabupaten/kota.
 
Demikian disampaikan Ketua DPW PKB Banten Ahmad Fauzi, Selasa (9/7).

Ia mengatakan, pihaknya sudah merasa mampu untuk aktif di Pilkada Serentak 2020 dengan
mengusung kader internal. Meski demikian, pengusungan bersifat fleksibel tidak ngotot untuk posisi kepala daerah.

Ini saatnya PKB memberanikan diri untuk mengusung kader internal, entah itu di posisi calon kepala daerah maupun calon wakil kepala daerah,” katanya.

Fauzi menjelaskan, salah satu yang menjadi pertimbangan PKB berani mengusung kader internal adalah hasil pemilihan anggota legislatif (pileg) 2019. Dari hasil itu juga akan menentukan arah politik apakah akan mengusung kader sebagai kepala daerah atau wakil kepala daerah.

Kami harus berhitung juga, memang ini momentum bagi kami untuk tampil mengusung kader internal, namun hal itu jangan sampai cuma ambisi. Tentu potensi koalisi dengan partai politik lain menjadi perhitungan kami. Makanya posisi nomor 1 (calon kepala daerah) atau nomor 2 (calon wakil kepala daerah) masih fleksibel,” ujarnya.

Terkait rencana tersebut, kata dia, PKB dalam waktu dekat akan menggelar survei internal untuk melihat kader yang bisa mewakili partai di pilkada.

Makanya kami juga lihat survei internal, jika potensinya bagus maka kami akan majukan kader kami,” ungkapnya.

Selain melihat potensi tokoh internal, pihaknya akan terus memerkuat struktur dan jaringan partai agar nantinya bisa saling mendukung saat ada kadernya yang maju.

Pembenahan secara struktural partai juga terus dilakukan untuk lebih memperkokoh jaringan partai,” tuturnya.

Pengamat politik dari UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten Saeful Bahri menilai, hasil di Pilkada Serentak 2018 diyakininya akan mengubah pendekatan parpol jelang hajat serupa di 2020. Parpol cenderung akan lebih berani untuk mengusung calon ketimbang mendukung petahana.

Saya pikir pimpinan parpol pusat pun istilahnya akan lebih selektif lagi. Enggak akan terlalu cari aman seperti kemarin, kalau kemarin relatif cari aman. Menurut saya akan lebih kompetitif lah, beberapa
parpol akan lebih berani jika ada kandidat yang lebih prospektus,” terangnya. [ars]


Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds