Overstay, Puluhan WNA Diamankan Petugas Imigrasi

Hukum  KAMIS, 11 JULI 2019 , 20:33:00 WIB | LAPORAN: SOPIAN SUKRI

Overstay, Puluhan WNA Diamankan Petugas Imigrasi

WNA diamankan petugas imigrasi/SOP

RMOLBanten. Sebanyak 11 Warga Negara Asing (WNA) dari berbagai negara diamankan petugas gabungan Tim Pengawas Orang Asing (Timpora), Kamis, (11/7).

WNA didominiasi dari benua Afrika ini telah menyalahi aturan habis masa tinggal atau overstay. Mereka diangkut petugas di Klaster Allegio, Gading Serpong dan BSD.

Yang kita amakan dari Senegal, Nigeria dan Maldives. Kita amankan dari epat tempat berbeda, di kawasan permukiman di Apartemen di BSD 4 WNA dan kawasan kos-kosan Allegio, Sumarecon Serpong tujuh WNA,” kata Kepala Kantor Imigrasi Tangerang, Herman Lukman.

Herman mengatakan, pengawasan terhadap orang asing di Tangerang merupakan kegiatan rutin yang dilakukan untuk meningkatkan tertib keimigrasian.

Saat ini kantor Imigrasi telah melakukan  debirokratisasi, dalam memberikan kemudahan pelayanan keimigrasian berupa visa, izin tinggal, pengawasan dan sebagainya. Maka dengan operasi ini kita ingin WNA tertib,” ucapnya.

Meski begitu, sambung Herman, pihaknya mengaku belum melakukan pemeriksaan atas pelanggaran dari 11 WNA yang diamankan itu.

Ini kita bawa dulu, akan diperiksa di kantor. Namun pada umumnya adalah overstay. Tadi sempat ada yang berusaha kabur hingga lari ke loteng, tapi 7 orang yang dari kos-kosan di Allegio bisa kami amankan. Ada yang kita dobrak juga kamarnya,” jelasnya.

Selanjutnya, sambung Herman apabila dalam pemeriksaan ditemukan sejumlah pelanggaran keimigrasian, para WNA tersebut akan dideportasi.

Kalau dia ada paspor namun ada pelanggaran keimigrasian, maka akan kita deportasi secara bertahap. Tapi kalau tidak akan kita hubungi melalui Kedutaan negara mereka, untuk dipulangkan,” jelas dia.

Sementara penghuni kos-kosan Allegio yang tidak mau disebutkan namanya, mengaku ada banyak WNA yang tinggal di kawasan kos-kosan tersebut.

Kalau WNA sepertinya asal Nigeria itu banyak, harusnya lebih dari 7 orang,” ucapnya.

Sementara salah seorang keamanan Klaster Allegio Gading Serpong mengaku banyaknya WNA yang bermukim di tempat itu.

Banyak, rata rata dari Nigeria (kulit hitam), tadi tidak ada kordinasi ke kami, kalau ada kordinasi harusnya lebih dari itu (7WNA). Bilangnya sih laporan warga. Mereka mesan online, jadi kita engga tahu mereka siapa, dari mana,” tandasnya. [ars]






Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 21:18:00

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 , 17:04:00

The ads will close in 10 Seconds