Daripada Berkhianat Pada Rakyat, Prabowo Subianto: Lebih Baik Mati

Politik  JUM'AT, 12 JULI 2019 , 01:33:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIANTO

Daripada Berkhianat Pada Rakyat, Prabowo Subianto: Lebih Baik Mati

Prabowo Subianto/Dok

RMOLBanten. Posisi Partai Gerindra pasca Joko Widodo dan Maruf Amin diumumkan sebagai pemenang pilpres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sempat menjadi teka teki.

Sekarang teka teki itu mulai menemui titik terang. Publik sempat menyorot seiring wacana rekonsiliasi yang muncul.

Publik kerap memaknai arti rekonsiliasi sebagai proses Gerindra bergabung di barisan pendukung Jokowi-Maruf.

Video terbaru pidato Prabowo yang diunggah Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule di akun Facebook pribadinya, seolah menjadi jawaban arah politik partai berlambang kepala Garuda.

Jawabannya adalah bahwa Gerindra adalah membela kebenaran. Itu jawabannya. Gerindra membela kebenaran, Gerindra tidak gentar membela kebenaran dan keadilan,” tegas Prabowo dalam video yang diunggah Jumat (12/7) itu.

Prabowo yang tampak sedang berbicara dengan para pendukungnya menegaskan bahwa Gerindra akan selalu ingat pada rakyat dan tidak pernah berkhianat.

Prabowo juga memastikan bahwa dirinya akan memilih mati ketimbang harus mengkhianati perjuangan rakyat.

Saya katakan kepada kalian. Lebih baik Prabowo mati daripada berkhianat kepada rakyat Indonesia,” tegasnya yang sontak mendapat tepuk tangan dari seisi gedung.

Mantan Danjen Kopassus itu mengaku tidak tergiur dengan berbagai jabatan yang disodorkan kepadanya.

Dia mempersilakan jabatan-jabatan itu diambil oleh pihak lain demi menjaga diri untuk tidak mengkhianati rakyat.

Ambil jabatan! Ambil pangkat! Ambil semuanya, ambil! Tapi kita tidak akan berkhianat kepada rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Dalam unggahan ini, Iwan Sumule menambahkan keterangan yang menunjukkan bahwa dia tegak lurus dengan jalan pikiran Prabowo.

Cocok. Saya pun akan bersamamu jenderal. Istiqomah,” tutupnya sembari menambah emotikon kepalan tangan. [dzk] 

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds