Tiga RS Di Tangsel Direkomendasikan Turun Kelas, Dinkes Keberatan

Kesehatan  JUM'AT, 19 JULI 2019 , 13:49:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Tiga RS Di Tangsel Direkomendasikan Turun Kelas, Dinkes Keberatan

Plt Kadinkes Tangsel, Deden Deni/Net

RMOLBanten. Kementerian Kesehatan mengeluarkan rekomendasi turun kelas untuk tiga Rumah Sakit (RS) di Tangsel yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangsel, RSU Insan Permata, dan RSIA Vitalaya.

RSUD Tangsel dan RSU Insan Permata yang saat ini masuk dalam rumah sakit tipe C direkomendasikan untuk turun menjadi tipe D.

Sementara RSIA Vitalaya tetap di tipe C namun dengan catatan khusus dari Kemenkes.

Rekomendasi dari Kemenkes itu disebabkan pelaporan aplikasi sarana dan prasarana alat kesehatan (Aspak) dan sumber daya manusia (SDM) yang belum lengkap atau terlambat.

Dengan adanya rekomendasi tersebut, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Deden Deni sudah berkoordinasi langsung dengan Dinas Kesehatan Provinsi Banten mengupayakan pembatalan rekomendasi dari Kemenkes.

"Mungkin ada kekurangan pelaporan di Aspak atau SDM, nanti akan disinkronkan di 35 hari ke depan. Kami juga sudah koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Banten dalam waktu dekat kami rapat koordinasi menindaklanjuti rekomendasi dari Kemenkes ini," tutur Deden, Jumat (19/7).

Dikatakan Deden, rekomendasi turun kelas dari Kemenkes bukan hanya terjadi di Tangsel tetapi juga di semua kabupaten dan kota.

Akan tetapi, jika memang benar tiga RS di Tangsel turun kelas. Dirinya keberatan akan rekomendasi tersebut.

Deden menganggap, RS di Tangsel kini sudah memenuhi standar sesuai dengan tipe.

"Tahapan keberatan itu yang akan kami tempuh tentu, kami sudah siap dengan SDM dan Aspak. Saya yakin kami sudah sesuai standar kelas C mungkin ada keterlambatan pelaporan," ungkapnya.

Deden pun akan tetap mempertahankan tipe rumah sakit lantaran memiliki sejumlah dokumen yang akan menunjukan laporan Aspak dan SDM telah memenuhi standar.

"Keberatan kami tidak menerima rumah sakit turun menjadi tipe D bukan tanpa alasan, kami memiliki alasan kuat yang akan diperkuat dengan dokumen-dokumen yang kami miliki, dokumen yang disampaikan SDM dan Aspak sesuai standar yang ditetapkan Permenkes Nomor 56 tahun 2014," bebernya. [ars]

Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 21:18:00

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 , 17:04:00

The ads will close in 10 Seconds