RIP Mas Arswendo (1948-2019)

Opini  SABTU, 20 JULI 2019 , 11:01:00 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

RIP Mas Arswendo (1948-2019)

Arswendo/Net

JUMAT 19 Juli 2019, Mas Arswendo mendahului kita semua untuk meninggalkan dunia fana ini. Ibu Pertiwi berduka kehilangan seorang putra terbaiknya.

Bagi saya, Mas Arswendo adalah sesosok insan manusia serba bisa jaman Renaissance seperti Leonardo da Vinci, Fillipo Brunelleschi atau Benvenuto Cellini yang hidup di jaman now.

Mas Arswendo yang bernama asli Sarwendo bukan hanya seorang penulis tetapi mahapenulis. Menulis bagi Mas Arswendo sedemikian alami seolah bernafas.

Beliau juga seorang tokoh pembaharu tabloid. Beliau pencipta istilah baru dalam sinematografi seperti misalnya sinetron. Beliau seorang penemu bakat-bakat terkemuka dalam dunia perfilman dan televisi Indonesia antara lain Dessy Ratnasari.

Mas Arswendo memiliki sense of humour kelas langitan. Menurut saya mas Arswendo memiliki kecerdasan humor bukan biasa tetapi benar-benar luar biasa dalam makna positif kreatif, inovatif, produktif dan konstruktif.

Maka saya mengagumi naskah naskah tulisan Mas Arswendo yang tajam namun tidak melukai pihak mana pun.

Saya tak pernah henti mengagumi ketegaran lahir-batin Mas Arswendo dalam menghadapi hukuman penjara atas suatu "kesalahan" yang sebenarnya kurang layak dianggap sebagai "kesalahan".

Hukuman penjara bagi Mas Arswendo menyadarkan saya bahwa hukuman penjara tidak manusiawi maka perlu diganti dengan hukuman kerja sosial agar lebih selaras dengan sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Dan di atas segala-galanya, saya mengagumi Mas Arswendo sebagai seorang sahabat yang selalu ramah dan riang gembira penuh gelak tawa tanpa pernah melalaikan nilai-nilai kemanusiaan.

Saya berdoa agar arwah mas Arswendo diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kasih untuk senantiasa mendampingi-Nya dengan keceriaan gelak-tawa yang senantiasa membawa suasana kegembiraan dan kebahagiaan. Amin. [**]

Penulis adalah sahabat dan pengagum almarhum Arswendo Atmowiloto.

Komentar Pembaca
Resolusi Konflik PB HMI, Perlukah<i>?</i>

Resolusi Konflik PB HMI, Perlukah?

SENIN, 19 AGUSTUS 2019

Kazan

Kazan

MINGGU, 18 AGUSTUS 2019

Dirgahayu Indonesia

Dirgahayu Indonesia

SABTU, 17 AGUSTUS 2019

Mengenal Sosok KH Tubagus Ismail, Pejuang Dan Ulama Banten
Mati Darurat

Mati Darurat

RABU, 14 AGUSTUS 2019

Kasus Enzo, Untung Saja Mahfud MD Gagal Jadi Cawapres
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds