Proses Dan Progres Revitalisasi Kesultanan Banten Bisa Terlihat

Pariwisata & Budaya  SABTU, 20 JULI 2019 , 17:18:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Proses Dan Progres Revitalisasi Kesultanan Banten Bisa Terlihat

Foto: RUS

RMOLBanten. Yang perlu dilihat dari hasil revitalisasi Keraton Kesultanan Banten yaitu bagaimana proses itu berjalan dan bagaimana hasil dari proses itu sendiri berjalan dapat dilihat.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy pada acara Silaturahim Dzuriyat Kesultanan Banten Lembaga Pemangku Adat Kesultanan Banten di Pendopo Mesjid Agung Banten Kota Serang, Sabtu (20/7).

"Tentu pada masa sebelumnya proses revitalisasi tersebut hanya sebatas ide dan gagasan karena banyak hal yang harus diselesaikan. Setelah itu barulah dibuat blue print revitalisasi tersebut. Blue print selesai dibuat baru kita dapat mengaplikasikan ke dalam kebijakan di lapangan," ujar Andika.

Andika mengucapkan terima kasih kepada seluruh Dzuriyat Kesultanan Banten yang telah berhasil membantu melaksanakan pelaksanaan revitalisasi Keraton Kesultanan Banten.

"Tidak dapat dipungkiri tanpa bantuan kasepuhan, para tokoh, dan para guru pada proses awal kalau tidak ada sinergi maka mustahil proses revitalisasi dapat dilaksanakan dengan baik ," ujarnya.

Selanjutnya, Andika mengungkapkan dalam proses revitalisasi tersebut ada beberapa hal yang harus dilakukan termasuk pemindahan pedagang kaki lima yang berada dalam kawasan Keraton Kesultanan Banten.

Selain pemindahan pedagang kaki lima Andika menyebut langkah mengelola masyarakat yang berada di sekitar kawasan untuk menerima proses revitalisasi.

"Alhamdulillah proses revitalisasi tahap satu ini berjalan dengan lancar dan nanti pada proses revitalisasi tahap dua juga akan berjalan dengan lancar harapnya.

Andika juga meminta kepada para Dzuriyat Kesultanan Banten untuk bersama-sama menjaga dan merawat pembangunan revitalisasi yang telah dilaksanakan.

Andika menjelaskan banyak masyarakat yang mengeluh seperti kebersihan, keamanan, ketertiban yang ada di lingkungan kawasan. Berangkat dari hal tersebut Andika berharap ke depan diperlukan adanya inisiasi pengelolaan yang komprehensif.

"Mungkin melalui badan pengelola kawasan. Memang pengelolaan wisata religi ini harus dikelola dengan professional  dalam bentuk badan pengelola  agar dapat merawat dan melestarikan dengan baik," jelasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolres Serang Kota AKBP Firman Affandi, Ketua Lembaga Pemangku Adat Kesultanan Banten Tb. Abbas Wasse, serta para Dzuriyat Kesultanan Banten.[ars]


Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 21:18:00

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 , 17:04:00

The ads will close in 10 Seconds