Revitalisasi Banten Lama Mulai Masuk Tahap Pengembangan Pariwisata

Pariwisata & Budaya  MINGGU, 21 JULI 2019 , 01:14:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Revitalisasi Banten Lama Mulai Masuk Tahap Pengembangan Pariwisata

Foto: Net

RMOLBanten. Revitalisasi Kawasan Keraton Kesultanan Banten kini telah memasuki tahapan selanjutnya, yakni tahap pengembangan pariwisata, dari yang sebelumnya tahap penataan kawasan.

Pemprov Banten mengajak semua pihak termasuk Keluarga Besar Dzuriyat Kesultanan Banten untuk bersinergi melakukan tahapan tersebut.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dalam sambutannya pada acara Silaturahmi Dzuriyat Kesultanan Banten di Mesjid Agung Banten, di Kawasan Keraton Kesultanan Banten hasil revitalisasi, Sabtu, (20/7).

Khusus kepada keluarga besar Dzuriyat Kesultanan Banten, sesuai dengan fungsinya, Pemprov Banten berharap, dapat menjadi garda terdepan dalam mempertahankan dan melestarikan kebudayaan serta kearifan local Kesultanan Banten,” kata  Andika.

Diungkapkan Andika, sejarah mencatat bahwa pada tahun 1678 berdasarkan jumlah penduduk dan kemakmurannya, Banten merupakan kota terbesar di Nusantara, dan bahkan termasuk salah satu kota terbesar di dunia pada masa itu.

Kata wagub, peninggalan Kesultanan Banten sebagai cagar budaya sangat potensial. Karena itu, revitalisasi Kawasan Banten Lama menjadi salah satu program strategis Pemerintah Provinsi Banten,” imbuhnya.

Lebih jauh Andika mengatakan, Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya pasal 97 ayat (1) mengamanatkan Pemerintah dan Pemerintah Daerah memfasilitasi pengelolaan Kawasan Cagar Budaya.

Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya sebagaimana dimaksud dilakukan oleh badan pengelola yang dibentuk oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan/atau masyarakat hukum adat.

Andika mengulas, Pemprov Banten telah melaksanakan revitalisasi Kesultanan Banten tahap I baik dari aspek pembangunan Plaza Masjid Agung Banten, penataan PKL di sekitar Masjid maupun pembangunan infrastruktur kawasan Banten Lama.

Saat ini, lanjutnya,  pemprov melalui Dinas Pariwisata melakukan segenap kegiatan dalam mendukung Program Revitalisasi Kawasan Banten Lama. Kegiatan tersebut antara lain pembinaan kelompok sadar wisata, sosialisasi sapta pesona, dan dukungan kegiatan festival Surosowan.

Pemprov juga melakukan upaya dukungan dari Kementerian Pariwisata RI untuk pengembangan wisata budaya dan wisata religi serta pengusulan badan pengelola Kawasan Banten Lama,” ujarnya.

Terkait dengan pengembangan pariwisata di Banten Lama tersebut, kata Andika, selain pengembangan wisata religi diperlukan juga pengembangan wisata sejarah yang dapat merekonstruksi bagaimana kondisi Kawasan Kesultanan Banten Lama pada abad 16 hingga masa perjuangan kemerdekaan. [ars]


Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 21:18:00

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 , 17:04:00

The ads will close in 10 Seconds