Distan Pandeglang Perketat Pengawasan Hewan Kurban

Kabupaten Pandeglang  MINGGU, 21 JULI 2019 , 19:35:00 WIB | LAPORAN: MAULANA

Distan Pandeglang Perketat Pengawasan Hewan Kurban

Foto: RMOLBanten

RMOLBanten. Jelang perayaan hari raya qurban atau Idul Adha, Dinas pertanian Kabupaten Pandeglang melakukan pengawasan penyakit berbahaya yang sering menyerang hewan qurban, seperti penyakit antraks.

Penyakit antraks ini berbahaya karena bisa menular kepada manusia dan menimbulkan kematian kepada hewan.

"Biasanya kita mulai pemeriksaan hewan dua minggu sebelum Idul Adha," kata Kabid Peternakan Distan Pandeglang, Dyah Lukitaningsih, Mnggu (21/7).

Diah mengatakan, terdapat beberapa kota yang pernah terkena penyakit antraks pada hewan, diantaranya terdapat lima kota yang direkomendasikan untuk dihindari pembelian hewan.

"Ada daerah-daerah yang sudah terkena dengan penyakit antraks hewannya, seperti Bogor, Banyuwangi, Purwakarta, Sukabumi, Boyolali, harapannya itu kepada para pedagang kalau mau beli hewan ternak jangan di daerah tersebut," ujarnya.

Kabupaten Pandeglang, kata Dyah saat ini masih terbebas dari peredaran penyakit antraks, meski demikian, dirinya menyarankan kepada seluruh pedagang hewan qurban untuk berhati-hati.

"Insya Allah kebetulan untuk pandeglang itu masih terbebas dari penyakit antraks, biasanya juga kita periksa, kita juga suka melakukan kordinasi dengan beberapa pihak dari rumah potong hewan penjual hewannya dan beberapa lapak di jalan," ucapnya.

Adapun untuk pengendalian penyakit hewan antraks, lanjut Dyah akan mengawasi lalu lintas penjualan hewan, sebab dengan memantau lalu lintas hewan akan mengetahui di mana saja yang terkena penyakit antraks.

"Kalau seandainya ada hewan yang terkena penyakit antraks, itu harus dipisahkan dari hewan yang sehat, kemudian dilakukan perawatan dengan diberikan suntik obat, kalau hewan tersebut yang berpenyakit antraks mati, itu tidak boleh dipotong dan tidak diperbolehkan sampai tercium bau, intinya lalu lintas penjualan hewan yang harus diawasi," tutup Dyah. [ars]

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds