Teror Arema Sampai Hotel, Persib Laporkan Panpel Arema FC Ke PT LIB

Olahraga  RABU, 31 JULI 2019 , 14:43:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Teror Arema Sampai Hotel, Persib Laporkan Panpel Arema FC Ke PT LIB

Foto: Net

RMOLBanten. Surat permohonan kepada operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) disampaikan Persib Bandung, melalui PT Persib Bandung Bermartabat.

Surat  berisi permohonan evaluasi pelaksaan pertandingan antara Arema FC dan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Selasa (30/7) malam.

Surat terpaksa dilayangkan Persib karena pihak Panpel Arema FC tidak bekerja sebagaimana mestinya dalam menjamu tim tamu.

Selain ke LIB, Persib juga mengirim tembusan kepada Plt Ketua Umum PSSI Iwan Budianto, Sekretaris Jendral PSSI Ratu Tisha Destria, Ketua Umum Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Isi surat permohonan Persib kepada LIB melalui surat bernomor 22/DIR-PBB/VII/2019 bertanggal 30 Juli 2019 dan ditandatangani oleh Direktur PT PBB, Teddy Tjahjono:

1. Bahwa pada hari Senin, 29 Juli 2019 pukul 15.30-16.30 WIB, Tim Persib Bandung melaksanakan Official Training (OT) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Setelah Tim Persib Bandung melaksanakan OT, saat ofisial & pemain naik bus pariwisata untuk kembali ke hotel, oknum pendukung tim Arema FC menyalakan mercon/petasan yang diarahkan ke bus pariwisata dan berbicara kasar.

2. Bahwa pada hari Selasa, 30 Juli 2019 pukul 02.30 WIB, oknum pendukung tim Arema FC menyalakan mercon/petasan di sekitar hotel tempat menginap Tim Persib Bandung sehingga mengganggu jam tidur dan istirahat ofisial dan pemain Tim Persb Bandung. Petugas keamanan hotel tidak bisa menghentikan kejadian menyalakan mercon/petasan yang berlangsung lebih kurang 1 jam. Kejadian ini sangat berpengaruh terhadap kondisi fisik pemain tim Persib Bandung karena waktu tidur dan istirahatnya sangat terganggu.

3. Bahwa pada hari Selasa, 30 Juli 2019 sekitar pukul 13.30 WIB telah terjadi kesepakatan dengan Panpel Arema FC bahwa tim Persib akan berangkat dari hotel pukul 15.30 WIB dengan mengendarai bus menuju hotel terdekat dari Stadion Kanjuruhan, untuk kemudian berpindah ke kendaraan Rantis milik Kepolisian.

Akan tetapi, Tim Persib masih belum bisa berangkat ke stadion Kanjuruhan karena adanya miskomunikasi oleh panpel berdasarkan surat Rekomendasi Izin Keramaian No: Rek/000099/VII/YAN.2.1/2019DITINTELKAMKapolda (terlampir), sehingga tim Persib baru berangkat dari hotel pukul 16.29 WIB dengan menggunakan kendaraan Rantis (meskipun kami tidak setuju menggunakan kendaraan Rantis menuju stadion Kanjuruhan).

4. Terlampir disampaikan video tayangan-tayangan kejadian tersebut di atas.

5. Kejadian tersebut di atas bukanlah yang pertama, karena tahun lalu pelatih kepala Tim Persib Bandung juga mengalami pendarahan di kepala karena adanya pelemparan botol oleh oknum supporter Arema FC.


Sehubungan dengan hal tersebut di atas, kami mohon agar PT Liga Indonesia Baru (LIB) melakukan evaluasi atas kejadian-kejadian tersebut dengan harapan supaya tidak terjadi peristiwa-peristiwa yang tidak nyaman tersebut. Baik kepada tim Persib Bandung, maupun klub-klub lain peserta kompetisi PSSI Liga 1 2019. [dzk] 

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds