Ketum Parpol Tidak Disebut, Mega Kirim Pesan Jangan Main Api Dengan PDIP

Politik  JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 00:40:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIANTO

Ketum Parpol Tidak Disebut, Mega Kirim Pesan Jangan Main Api Dengan PDIP

Megawati Soekarnoputri/Net

RMOLBanten. Dalam sambutan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat membuka Kongres V PDIP di Sanur, Bali, Kamis (8/8), nama-nama ketua umum partai koalisi tidak disapa satupun.

Justru hanya Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang notabene oposisi duduk di jajaran kursi ketua umum yang disapa Mega.

Pertanyaanya, kok yang disebut Prabowo. Apa maksud Megawati tidak menyebut jajaran ketum parpol koalisi.

Pengamat politik dari Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai sikap Mega tidak menyapa ketum partai koalisi membawa pesan khusus, yaitu peringatan agar tidak main api dengan banteng moncong putih.

Pesan untuk parpol di mitra koalisi yang akhir-akhir ini bermanuver, bahwa Megawati mengingatkan untuk tidak bermain api dengan PDIP,” kata Dedi.

Kata Dedi, kehadiran Prabowo memperkuat kondisi agar parpol koalisi tidak macam-macam, apalagi justru Prabowo lah yang mendapat sambutan hangat.

Seolah Megawati hendak sampaikan, jika mitra koalisinya tidak tunduk pada dominasi PDIP, maka tidak menutup kemungkinan PDIP menggandeng Gerindra untuk memperkuat barisan,” jelasnya.

Pesan lain, kata Dedi yang bisa ditangkap adalah Mega ingin memastikan presiden terpilih tidak lupa jasa dominan PDIP dalam pemenangan, terlebih presiden adalah kader PDIP.

Di Kongres ke V PDIP, dalam pidatonya Megawati tidak secara eksplisit menyapa dan menyebut ketum koalisi Jokowi-Maruf yang duduk di kursi VVIP.

Padahal ada Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa. Sementara Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar tidak hadir karena sedang menunaikan ibadah haji di Mekkah. [dzk] 

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds