Dua Warga Terjangkit Difteri, Ini Penjelasan Kadinkes Tangsel

Kesehatan  SABTU, 10 AGUSTUS 2019 , 07:43:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Dua Warga Terjangkit Difteri, Ini Penjelasan Kadinkes Tangsel

Kadinkes Tangsel, Deden Deni/Net

RMOLBanten. Beredar surat dari Dinas Kesehatan Tangsel tertanggal 5 Agustus yang menyebutkan adanya dua warga Tangsel yang terjangkit wabah Difteri.

Warga itu terjangkitl itu berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen kultur dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP)

Dalam surat tersebut juga, dituliskan kepada Puskesmas, Rumah Sakit maupun klinik agar mencermati setiap pasien yang datang ke sarana kesehatan dengna gejala suspek difteri.

Kepala Dinkes Tangsel, Deden Deni kepada Kantor Berita RMOLBanten menjelaskan bahwa yang terjangkit difteri bukanlah warga Tangsel.

"Yang bersangkutan sebenarnya bukan domisili di Tangsel, tapi di Larangan, Tangerang. Dua orang itu, suami istri yang tinggal di Larangan dan terkena difteri di sana bukan di Tangsel. Hanya saja si istri mempunyai KTP Tangsel, makanya berobat di rumah sakit Tangsel," jelas Deden, Jum'at (9/8) malam.

Lanjutnya, kini suami istri tersebut sudah dinyatakan sembuh oleh dokter. Setelah mendapatkan perawatan intensif selama enam hari.

"Sudah sembuh, sudah pulang dan kemarin sudah cek up lagi dan dinyatakan sembuh. Kemarin sempat dirawat selama enam hari," ujarnya.

Agar wabah difteri tidak menyebar secara cepat, pihak Dinkes secara cepat melakukan vaksinasi terhadap orang yang melakukan kontak langsung terhadap dua orang terjangkit difteri.

"Langkahnya kami lakukan vaksinasi kepada orang yang kontak langsung, termasuk keluarganya yang kebetulan rumah orang tuanya di Jombang. Di rumah sakit juga sudah di vaksin yang nangain orang itu mulai dari suster maupun dokter," ungkapnya.

Deden, menghimbau kepada warga Tangsel apabila timbul gelaja difteri seperti demam menggigil, sulit bernafas, nyeri tenggorokan, lapisan tipis berwarna abu-abu yang menutupi tenggorokan dan amandel, pembengkakan kelenjar getah bening pda leher, pilek yang awalnya cair tapi bisa bercampur darah segera mendatangi klinik maupun rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan secara serius.

"Agar lebih waspada, apabila menemukan gejala difteri segera langsung mengambil tindakan dan laporkan ke Dinkes Tangsel. Karena difteri bisa tertular dari batuk dan bersin," ucap Deden. [ars]




Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 21:18:00

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 , 17:04:00

The ads will close in 10 Seconds