Juru Bicara BIN: Prematur Menyebut Enzo Terpapar Radikalisme

Keamanan  SABTU, 10 AGUSTUS 2019 , 23:24:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ADHARI

Juru Bicara BIN: Prematur Menyebut Enzo Terpapar Radikalisme

Wawan Purwanto/RMOLNetwork

RMOLBanten. Juru bicara Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto menyatakan terlalu dini menasumsikan Enzo Zenz Allie sebagai orang yang terpapar ideologi terlarang dan radikalisme.

Diketahui Calon Taruna Akademi Militer (Catar Akmil) Enzo Zenz Allie berfoto dengan bendera diduga milik organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"Sekarang masih prematurlah untuk menyebut seperti itu (Enzo terpapar radikalisme). Apalagi ini kan anak muda kita, yang memiliki bakat, spirit dan juga mental perjuangan yang tinggi untuk bergabung di dalam sistem keamanan di Indonesia," jelas Wawan usai diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/8).

BIN kata Wawan tidak mau terjebak asumsi apalagi fitnah yang berkembang mengkaitkan Enzo sebagai simpatisan dari organisasi yang dikonotasikan radikal itu, dengan cara mendengarkan langsung dari pihak keluarga, komunitas Enzo bermain dan masyarakat.

"Karena kita juga tidak ingin terjebak dalam sebuah asumsi saja apalagi fitnah. Jadi semuanya ini harus objektif,? jelas Wawan.

Anak-anak muda termasuk Enzo, kata Wawan memiliki keingintahuan yang sangat tinggi.

Untuk itu, BIN akan mendalami motif dan alasan Enzo memasang foto dengan bendera yang diduga milik HTI itu.

"Landasan dan alasan pemikirannya mengapa (foto dengan bendera HTI) itu nanti tentu akan ada penelitian dan pertanyaan-pertanyaan itu," jelas Wawan.

Pihaknya berharap, sosok Enzo yang masih muda dan memiliki bakat dan spirit serta mental kejuangan yang berkeinginan kuat untuk mengabdi kepada negara agar diberikan kesempatan, dilakukan pembinaan-pembinaan selama pendidikan di Akmil.

"Di sana yang akan terus dinilai karena inikan secara sistemik tidak hanya dipantau di awal saja, tapi sampai akhir. Banyak juga yang di tengah jalan putus, banyak juga di tengah jalan disersi, kan banyak terjadi," pungkas Wawan. [dzk]

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds