Polisi Baru Endus, Begal Remas Payudara Di Bintaro Masih Keliaran

Hukum  RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 00:21:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Polisi Baru Endus, Begal Remas Payudara Di Bintaro Masih Keliaran

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan/LAN

RMOLBanten. Kejadian remas payudara atau begal payudara yang terjadi di sekitaran McD Bintaro Sektor 9, Pondok Aren, Tangsel pada Kamis (8/8) lalu masih terus dilakukan pemburuan terhadap pelaku.

Pelaku belum ketangkap atau masih berkeliaran.

Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan menjelaskan bahwa saat ini polisi kesulitan mencari keberadaan pelaku. Akan tetapi, Ferdy sudah mengantongo identitas pelaku.

"Kendala saat ini keberadaan pelaku dan masih terus dikejar. Pelaku sudah teridentifikasi. Sementara muncul satu nama pelaku utama. Nanti setelah itu baru akan terungkap berapa pelaku yang melakukan pelecehan seksual" ucap Ferdy di Mapolres Tangsel, Selasa (13/8).

Ferdy menambahkan, dari pengakuan korban A. Korban selalu melihat pelaku di sekitaran McD Bintaro Sektor 9.

"Kalau keterangan dari saksi, pelaku sering nongkrong di seputaran lokasi kejadian," imbuhnya.

Lanjutnya, sampai saat ini pihak kepolisian hanya mendapatkan satu laporan atas kejadian remas payudara di Tangsel.

"Laporan baru satu yang diterima. Motifnya juga belum bisa kami berikan, pelaku juga masih dalam tahap pengejaran," pukas Ferdy.

Sebelumnya, diberikan Kantor Berita RMOL Banten, tim Polres Tangsel juga sudah mendatangi kediaman pelaku.

"Sudah kami datangi rumah pelaku," imbuh Kasat Reskrim Polres Tangsel, Muharam Wibisono, Senin (12/8).

Akan tetapi, dari hasil tersebut pelaku tidak ditemui di rumahnya.

"Tidak ada di rumahnya (pelaku)," tambahnya.

Kejadian viral ini, bermula dari seorang wanita berinisial A yang sedang mengendarai sepeda motor mengalami pelecehan seksual oleh juru parkir alias pak ogah di sekitar Bintaro Sektor 9, Pondok Aren, Tangsel.

Atas perbuatan itu, korban saat ini mengalami trauma akibat perbuatan tersebut dan mengalami ketakutan.

"Kondisi korban sekarang masih syok dan dia jadi takut. Untuk itu, saya yakini kepada A bahwa enggak akan ada lagi kejadian seperti itu," ungkap kerabat korban, Riche. [ars]




Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds