Aktifkan GBHN, Zulhas: Perlu Waktu Amandemen Terbatas UUD 1945

Parlemen  MINGGU, 18 AGUSTUS 2019 , 22:16:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Aktifkan GBHN, Zulhas: Perlu Waktu Amandemen Terbatas UUD 1945

Zulkifli Hasan/RMOLNetwork

RMOLBanten. Butuh waktu yang tak singkat untuk mengaktifkan kembali Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). Pasalnya, perlu amandemen terbatas terhadap Undang-Undang Dasar 1945.

Hal itu disampaikan  Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (18/8).

"Memang kalau mengubah UUD itu syaratnya berat, tidak seperti UU. Jadi harus (disetujui) 3/4 anggota MPR," ujar Zulhas biasa disapa.

Usulan GBHN, kata Zulhas, sudah ada sejak periode 2009-2014. Tetapi hingga kini kajian dan rekomendasi masih disusun dan baru saja disepakati.

Kata Zulhas, berakhirnya periode legislatif di akhir September nanti, bahan dan rekomendasi akan diserahkan kepada periode berikutnya.

"Sekarang ada bahan, ada bukunya nih. Itu nanti diserahkan kepada MPR yang akan datang, yaitu periode 2019-2024," ungkapnya.

Seberapa besar kemungkinan GBHN akan diberlakukan kembali, Zulhas belum bisa memberi jawaban.

Pasalnya, pembahasan akan tergantung pada MPR periode mendatang.

"Nanti pemerintah akan rapat lagi tentu kalau 3/4 (anggota MPR) setuju, baru bisa jalan," tutupnya. [dzk] 

Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Resmikan Masjid An-Nahdlah

Resmikan Masjid An-Nahdlah

SELASA, 28 JANUARI 2020 , 04:01:00

The ads will close in 10 Seconds