Diskusi Badko HMI, Setengah Periode WH-Andika Banten Banyak Masalah

Politik  RABU, 21 AGUSTUS 2019 , 19:39:00 WIB | LAPORAN: AHMAD RIZKI SUHAEDI

Diskusi Badko HMI, Setengah Periode WH-Andika Banten Banyak Masalah

Diskusi Badko HMI/Net

RMOLBanten. Badan koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jabodetabeka-Banten menyelenggarakan diskusi publik terkait 19 tahun Banten berdiri dan dalam setengah kepemimpinan periode WH-Andika di Rumah makan S Rizki, Kota Serang, Rabu (21/8).

Dalam diskusi tersebut dihadiri oleh organisasi mahasiswa kelompok Cipayung plus dan organisasi primordial serta taktis.

Diskusi itu juga di dinarasumberi oleh seluruh ketua umum kelompok Cipayung dan dua narasumber undanganan yaitu Ray Rangkuti dan Harits Hijrah Wicaksana.

Harits Hijrah Wicaksana dalam diskusinya mengatakan selama 19 tahun Banten berdiri masih banyak permasalahan terutama dalam setengah periode kepemimpinan Weha-Andika.

"Pendidikan di Banten dengan jarak tidak jauh dari ibukota, tingkat pendidikan baru mencapai rata-rata 8,1 tahun, kabupaten Tangerang masih banyak yang buta aksara kedua Lebak," katanya.

"PR Banten itu di daerah selatan Lebak dan Pandeglang. Birokrasi, kepala OPD punya ide apa mereka semua takut, takut gak di setujui sama bapak (Gubernur, red)," sambungnya.

Harits juga mengatakan, Silpa anggaran Pemprov Banten mencapai sekitar 1 Triliun, padahal kata dia banyak program dasar yang belum dituntaskan.

"Akar dari segala masalah itu birokrasi, Di Banten itu banyak yang PLT bahkan ada yang merangkap jabatan," ujarnya.

Sementara itu, para ketua organisasi kelompok Cipayung plus sepakat Permasalahan yang ada di Pemprov Banten dipicu karena tidak becusnya Pemerintah Provinsi baik Gubernur dan Wakil Gubernur untuk menjalankan roda pemerintahan.

"Jauh dari pencapaian, budaya koruptif masih marak terjadi di Provinsi Banten," katanya.

Disisi lain, ketua pelaksana kegiatan Aliga Abdillah mengajak kepada seluruh mahasiswa agar menumbuhkan nalar kritisnya untuk perubahan Banten yang lebih baik.

"Kita harus sama-sama bangun, tanggal 2 September dan 4 Oktober ini menjadi agenda besar kita untuk bagaimana sama-sama mengkritik Pemerintah Provinsi Banten," tegasnya. [ars]

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds