Pelajar Asal Papua Dipastikan Aman Dan Betah Di Banten

Daerah  RABU, 21 AGUSTUS 2019 , 22:23:00 WIB

Pelajar Asal Papua Dipastikan Aman Dan Betah Di Banten

Pelajar asal Papua di Banten/RAG

RMOLBanten. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten mencatat sedikitnya terdapat 199 siswa-siswi asal Papua yang tersebar di SMA dan SMK se Provinsi Banten dari program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Kemdikbud.

Konflik Papua yang sedang memanas akhir-akhir ini Dindikbud Banten memastikan semua perwakilan siswa-siswi asal Papua tidak terganggu dan senang tinggal dan bersekolah di Banten.

Hal itu ditegaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Engkos Kosasi di Kota Serang, Selasa (20/8).

Para pelajar ini, kata Engkos betah di Banten mengingat kultur masyarakatnya yang sangat terbuka dan mendukung dengan menerima hangat keberadaan mereka di lingkungan sekolah maupun dalam masyarakat.

"Minat siswa dan orang tua program ADEM Kemdikbud jauh lebih menyukai jika anak-anak mereka ditempatkan di Banten, sebab perhatian orang tua asuh, guru, teman sejawat dan akses kemudahan beribadah serta toleransi lingkungan di Banten sangat mendukung kenyamanan dan prestasi," katanya.

Selama ini, lanjut Engkos Warga sekolah telah mengayomi dan memfasilitasi siswa untuk rutin menjalankan ibadah di gereja (bagi non muslim.

"Semua siswa asal Papua diterima dengan baik dan membaur positif dengan masyarakat dan sering terlibat kegiatan-kegiatan kemasyarakatan di sekitar tempat tinggal mereka," ujarnya.

Dindikbud Banten juga kata Engkos, bersama Binda Banten, TNI dan Polri serta masyarakat akan menjamin keamanan siswa-siswi dan semuanya bebas dari perlakuan diskriminatif.

"Kami berharap mereka agar tidak mudah terprovokasi atas kejadian di daerah lain termasuk yang di Manokwari. Kami juga meminta mereka menyampaikan kepada orang tua dan keluarga di Papua, bahwa kondisi mereka di Banten aman dan senantiasa dilindungi oleh para guru dan masyarakat Banten," ucapnya.

Sebagai rasa cinta kepada Siswa asal Papua, kata Engkos  Dindikbud Banten akan memfasilitasi berupa surat rekomendasi dan sertifikasi terhadap siswa-siswi Papua yg bersekolah di Banten yang ingin melanjutkan bekerja di Papua atau wilayah lainnya di Indonesia setelah lulus dari SMK.

Pada pertemuan ini dengan kesadarannya sendiri siswa-siswi menunjukkan kecintaannya terhadap NKRI dengan secara sempurna, menyebutkan Sila-sila Pancasila, Empat Pilar Kebangsaan, menyanyikan lagu Satu Nusa Satu Bangsa, bercerita tentang kecintaan serta harapannya terhadap NKRI. [ars]



Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds