Sammy Jenggu: Bukan Infrastruktur Pak Jokowi, Orang Papua Butuh Sentuhan Hati

Nusantara  SABTU, 24 AGUSTUS 2019 , 13:13:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Sammy Jenggu: Bukan Infrastruktur Pak Jokowi, Orang Papua Butuh Sentuhan Hati

Tokoh Papua Sammy Jenggu/RMOLNetwork

RMOLBanten. Masalah di Papua tidak bisa diselesaikan dengna gencarnya pembangunan infrastruktur yang tengah digalakan Presiden Joko Widodo. Itu dinilai tidak menyelesaikan.

Bahkan, pembangunan infrastruktur tersebut dianggap tidak ada manfaat untuk masyarakat di Papua.

Demikian disampaikan perwakilan Forum Komunikasi Anak Papua, Sammy Jenggu, kepada Kantor RMOLNetwork, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (23/8).

Kata Sammy pembangunan infrastruktur yang dilakukan di Papua bukanlah solusi menyelesaikan permasalahan di Bumi Cendrawasih.

"Pembangunan infrastruktur yang gencar di Papua itu bukan solusi, karena orang Papua tidak butuh itu," ucap Semmy Jenggu.
 
Pembangunan yang digencarkan Presiden Jokowi selama ini kata Sammy, masyarakat tidak merasakan dampaknya.

Bahkan, pembangunan itu disebut sebagai hal yang sia-sia.

"Bangun gedung banyak-banyak siapa yang mau ngisi? siapa yang mau tinggal? karena jumlah penduduknya sedikit. Jalan banyak yang dibangun oleh pemerintah siapa juga yang mau lewatin? Jadi tidak terpakai, ngapain bangun jalan banyak-banyak tidak bermanfaat," tegasnya.

Masyarakat Papua kata Sammy hanya butuh rasa keadilan dari pemerintah.

Mereka merasa diperlakukan berbeda dengan masyarakat di daerah lainnya. Selain itu, memperbaiki sumber daya manusia lebih bermanfaat dibanding pembangunan infrastruktur.

"Pembangunan infrastruktur tidak ada manfaat, bangun dulu manusianya (SDM), karena manusia Papua itu butuh sentuhan," jelasnya.

Sammy pun membantah klaim pemerintah yang menilai hanya dengan melakukan pembangunan infrastruktur di Papua akan menyelesaikan permasalahan yang dialami masyarakat Papua selama ini.

"Sama seperti membangun (infrastruktur) Papua, menurut negara ini bahwa dengan membangun Papua itu clear, ya tidak. Yang dibutuhkan masyarakat Papua itu adalah sentuhan hati bukan pembangunannya," ungkapnya.[dzk]

 

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds