Larangan Unjuk Rasa Di Bandara Diperpanjang Pengadilan Hongkong

Internasional  SABTU, 24 AGUSTUS 2019 , 13:37:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Larangan Unjuk Rasa Di Bandara Diperpanjang Pengadilan Hongkong

Unjuk rasa di Bandara Hongkong/Net

RMOLBanten. Pengadilan Tinggi Hongkong pada hari Jumat (23/8) kemarin mengabulkan perpanjangan perintah pengadilan untuk menghentikan pengunjuk rasa melakukan aksi tidak sah dan sengaja menghalangi operasi bandara.

Perintah keluar setelah informasi rencana unjuk rasa lanjutan di bandara menyebar luas.

Perintah pengadilan pertama kali turun pada 13 Agustus 2019. Sehari setelah unjuk rasa masal yang menyebabkan ratusan penerbangan dibatalkan di salah satu bandara tersibuk di dunia ini.

Channel News Asia memuat, pada hari Kamis (22/8) otoritas bandara Hongkong mencari perpanjangan perintah pengadilan sehubungan adanya rencana "stress test" pengunjuk rasa pada akhir pekan.

Rencana tersebut dimaksudkan untuk membuat tekanan di bandara, di mana nantinya pengunjuk rasa akan membanjiri bandara menaiki berbagai transportasi.

Bandara Internasional Hongkong sendiri dibangun di atas tanah reklamasi di sekitar pulau dan ditempuh dengan mengendarai kereta api atau jalan raya di atas jembatan yang saling terhubung.

"Memblokir jalan yang menghubungkan bandara mungkin merupakan tindakan melanggar hukum dan dengan sengaja menghalangi penggunaan bandara dengan semestinya," kata otoritas bandara.

Perintah pengadilan, jumlah pengunjuk rasa akan dibatasi dan siapa pun yang melanggar perintah ini akan menghadapi hukuman penjara dan denda.

Hanya penumpang dengan dokumen yang sah dan boarding pass yang valid untuk penerbangan 24 jam ke depan yang diizinkan masuk gedung terminal.

Sementara untuk staf bandara nantinya akan diidentifikasi. [dzk] 

Komentar Pembaca
Heboh Sendiri

Heboh Sendiri

SABTU, 21 SEPTEMBER 2019

Huawei Luncurkan Ponsel Pintar Tanpa Google
Bibi Akhirnya Tumbang

Bibi Akhirnya Tumbang

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019

Shankly Dixie

Shankly Dixie

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019

Iran Peringatkan Perang Jika Diserang Secara Militer
Mendengar Menjawab

Mendengar Menjawab

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds