Revolusi Industri 4.0, Syafrudin: Jangan Sampai Kita Dijajah Robot

Kota Serang  SABTU, 24 AGUSTUS 2019 , 18:52:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Revolusi Industri 4.0, Syafrudin: Jangan Sampai Kita Dijajah Robot

Walikota Serang, Syafrudin/RAG

RMOLBanten. Pemerintah Kota Serang meminta kepada mahasiswa Universitas Sultan Ageung Tirtayasa (Untirta) bersiap menghadapi revolusi Industri 4.0 dengan terus menggali potensi diri.

Demikian disampaikan Walikota Serang Syafrudin saat membuka seminar Profesi dan Kewirausahaan "Search In You" di Kampus Untirta, Kota Serang, Sabtu (24/8).

"Dengan pengembangan potensi yang ada pada diri mahasiswa maka akan menjadi sebuah modal pembangunan bagi Kota Serang untuk terus berbenah," katanya.

Salah satu tantangan ke depan yang dihadirkan dari revolusi industri 4.0 bagi pembangunan kesejahteraan sosial adalah pengangguran massal akibat tenaga manusia digantikan oleh robot dan algoritma.

Untuk itu, di era digital ini dimana semua kegiatan manusia sudah dikerjakan alat tekhnologi, mahasiswa harus lebih inovatif dan semangat memacu potensi diri dengan rajin membaca buku.

"Sekarang ini kan orang nyangkul sudah pakai alat, dagang pakai digital. Yang menciptakan alat itu kan manusia jangan sampai kita dijajah oleh perkembangan tekhnologi tapi kita harus bisa mengendalikan tekhnologi," ujarnya.

"Sebagai mahasiswa kita harus bisa menyikapi itu semua dan mahasiswa harus dapat sejalan searah dengan kemajuan jaman dan tekhnologi jangan sampai dijajah robot," tuturnya menambahkan.

Menghadapi era industri 4.0, kata Syafrudin, dibutuhkan kapasitas intelektual yang memadai.

Terpenting keterampilan dan kompetensi sumber daya manusia terus diasah jangan sampai kemampuan mahasiswa lebih rendah dari perkembangan jaman.

"Kemampuan mahasiswa harus seimbang sehingga kita tidak dikendalikan oleh kemajuan zaman tapi kemajuan zaman yang akan dikendalikan oleh kita. Jangan sampai kita lulus tapi tidak punya profesi, jangan kuliah asal-asalan," katanya. [ars]



Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds