70.000 Liter Air Didistribusikan Ke Wilayah Bencana Kekeringan

Kabupaten Serang  KAMIS, 29 AGUSTUS 2019 , 13:10:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

70.000 Liter Air Didistribusikan Ke Wilayah Bencana Kekeringan

Bantuan air bersih/RAG

RMOLBanten. Tim Relawan Siaga Bencana (Sigab) Persatuan Islam (Persis) Banten mengirimkan sedikitnya 70 ribu liter air bersih ke berbagai desa di Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang.

Ketua Sigab Persis Korwil Banten Ust Novi Abdul Farid mengatakan, sejak Selasa, (27/8) sudah mengirimkan bantuan air bersih ke kampung-kampung yang mengalami bencana kekeringan di kawasan Tirtayasa, Kabupaten Serang.

"Hingga hari ini, kita sudah mengirimkan sedikitnya 70 ribu liter air bersih untuk masyarakat terdampak bencana Kekeringan," katanya dalam rilis yang diterima redaksi, Kamis (29/8).

Menurutnya, dengan langkah suplay air bersih Sigab Persis Banten diharapkan bisa meringankan beban masyarakat yang sangat membutuhkan air bersih.

"Yang sudah kita kirim desa Samparwadi, Lontar dan Tengkurak. Dan hari ini pun relawan kita terus bergerak mengirimkan bantuan air bersih," ucapnya.

Kata Ustadz Novi, pihaknya sejak awal Juli hingga saat ini terus melakukan pemantauan ke berbagai daerah di Banten yang mengalami kekeringan.

"Jadi bukan di daerah Kabupaten Serang saja. Daerah lain pun kami pantau dan survey. Kemudian, jika layak kami bantu kami kirim bantuan air bersih," tukas dia.

Sementara itu, seorang warga Kampung Kemantenan, Desa Samparwadi, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang Ahmad Muhajir mengatakan, dalam waktu kurun seminggu Warga Kemantenan Desa Samparwadi banyak mengeluh karena persoalan kekurangan air bersih.

Kemarau yang cukup berkepanjangan ini, lanjut Muhajir membuat sebagian warga gelisah akibat kebutuhan air kian habis.

"Selang satu hari berkomunikasi ahirnya tim bantuan air bersih datang memenuhi dahaga masyarakat sekitar," terangnya.

Muhajir mewakili warga Kemantenan mengucapkan banyak terimakasi atas bantuan air bersih dari Sigab Persis Banten.

"Semoga bermanfaat dan masyarakat kembali tersenyum sambil menjalani aktivitas sehari-hari," tandasnya. [ars]

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds