Bendera Bintang Kejora, Ngabalin: Mahasiswa Papua Tidak Tahu Yang Dikibarkannya

Politik  SABTU, 31 AGUSTUS 2019 , 10:49:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Bendera Bintang Kejora, Ngabalin: Mahasiswa Papua Tidak Tahu Yang Dikibarkannya

Bendera Bintang Kejora di aksi demo mahasiswa Papua/Net

RMOLBanten. Anak-anak muda Papua itu tidak tahu bendera yang mereka kibarkan adalah bendera Bintang Kejora, simbol perlawanan pada Republik Indonesia.

Demikian disampaikan Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin, dilansir dari Kantor RMOLNetwork, Jumat (30/8).

Puluhan mahasiswa Papua yang sempat berdemonstrasi di depan Istana Negara perwakilannya sudah bertemu dengan Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden ini. Tidak dijelaskan secara detail, namun pertemuan itu disebutkan dilakukan di Kantor Staf Presiden, Jumat (30/8).

Ditemui redaksi di kawasan Masjid Cut Meutia, Jakarta Pusat, Ngabalin mengatakan, ada dua hal yang menjadi perhatiannya dari pertemuan dengan perwakilan mahasiswa itu. Pertama, anak-anak muda Papua itu tidak tahu bendera yang mereka kibarkan adalah bendera Bintang Kejora, simbol perlawanan pada Republik Indonesia.

Ada sekitar tujuh orang tidak tahu apa itu (bendera) Bintang Kejora. Mereka bilang: O, itu dilarang ya,” kata Ngabalin.

Kedua, kegiatan demonstrasi di depan Istana Merdeka adalah sebuah spontanitas.

"Polisi juga memiliki strategi yang bagus. Mereka mengerti psikologi bagaimana menangani demonstrasi seperti kemarin,” puji Ngabalin.

Ditanya teriakan-teriakan Referandum” dalam aksi tersebut?

Ngabalin mengatakan, hal itu bisa diartikan meminta agar Jakarta dan Papua melibatkan pihak ketiga, yakni asing, untuk menyelesaikan masalah yang ada.

Saya berkali-kali mengatakan, jangan ada orang separatis main di tengah situasi seperti ini. Karena dia akan berhadapan dengan seluruh rakyat Papua. Papua adalah tanah yang dijanjikan Tuhan. Surga yang jatuh di tanah Papua penuh dengan cinta dan kasih sayang,” tutup Ngabalin. [dzk] 

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds