Pasca Tsunami, Tatu: Anyer Harus Kembali Mendunia

Pariwisata & Budaya  MINGGU, 01 SEPTEMBER 2019 , 20:35:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Pasca Tsunami, Tatu:  Anyer Harus Kembali Mendunia

Bupati Ratu Tatu Chasanah/Dok

RMOLBanten. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang secara berturut-turut menggelar dua rangkaian Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF) di Pantai Anyer.

Yakni Lomba Mancing Selat Sunda yang dilaksanakan Sabtu (31/8), dan Color Fun Run 10K yang digelar pada Minggu, (1/9).

Dua kegiatan tersebut tidak lain adalah untuk terus membangkitkan wisata Pantai Anyer dan Cinangka pasca tsunami dan gempa yang terjadi di Selat Sunda. Juga terus menggerakan ekonomi masyarakat di Kecamatan Anyer dan Cinangka.

Kami sangat sedih dengan kondisi objek wisata pasca tsunami dan gempa Selat Sunda. Tetapi kita harus bangkit, kita harus kembalikan kejayaan Pantai dan harus kembali mendunia. Jangan putus asa, dengan kebersamaan kita pasti bisa,” Tegas Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat memberikan sambutan pada acara Color Fun Run.

Menurut Tatu, untuk membangkitkan wisata Pantai Anyer dan Cinangka, tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah pusat hingga Pemkab Serang. Perlu dukungan dan upaya dari para pelaku wisata pantai, terutama para pedagang dan pemilik hotel.

Setidaknya, tiga hal yang perlu dilakukan sebagai prasyarat, yakni kebersihan, keamanan, dan keramahan.  

"Para pedagang dan masyarakat harus sadar betul, tujuan wisata akan dipilih jika ada kebersihan. Anyer dan Cinangka Harus dijaga kebersihannya, agar terlihat asri.,” ujar Tatu.

Tidak kalah penting, menurut Tatu, tamu atau wisatawan harus merasa nyaman dan aman ketika di Anyer.

Kemudian kita tunjukkan bahwa masyarakat Kabupaten Serang penuh keramahan. Jika tiga hal itu tidak dimiliki, jangan harap Anyer dan Cinangka bisa menjadi tujuan wisata. Sebab saat ini, persaingan objek wisata begitu ketat,” ujarnya.

Pada Lomba Mancing Selat Sunda, sekira 270 angler turut berkompetisi dengan kategori hobi dan nelayan. Mereka berasal dari berbagai Kabupaten Kota di Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga dari Sumatera Barat. Mereka mengambil spot mancing di perairan Pulau Sangiang.

Sementara pada Color Fun Run tidak kalah meriah. Sekitar 1.000 peserta ambil bagian. Mereka menikmati berlari sepanjang 10 kilometer dengan medan jalan raya dan Pantai Anyer.

"Saya ucapkan terima kasih kepada peserta lari dan lomba mancing. Rangkaian AKCF akan terus kami lakukan, dan sudah menjadi agenda tahunan Pemkab Serang. Kami sudah berikhtiar membangkitkan Pantai Anyer, dan mohon doa kepada semuanya,” pinta Tatu.

Sementara saat membuka lomba mancing, Wakil Bupati Pandji Tirtayasa berharap, para peserta lomba mancing dan lomba lari, turut serta mempromosikan Pantai Anyer dan Cinangka.

"Anyer saat ini aman dikunjungi wisatawan, dan bantu masyarakat Kabupaten Serang, untuk sama-sama mempromosikan objek pantai Kebanggaan Kabupaten Serang,” ujarnya. [ars]

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds