Tiga Penyandang Disabilitas Berbagi Pengalaman Jadi Pengusaha

Ekbis  SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 , 19:35:00 WIB | LAPORAN: AHMAD RIZKI SUHAEDI

Tiga Penyandang Disabilitas Berbagi Pengalaman Jadi Pengusaha

Penyandang disabilitas buka kedai kopi/ARS

RMOLBanten. Setelah viral di media sosial (medsos), kini pemuda penyandang disabilitas pemilik kedai kopi Kito Rato diberi diapresiasi perusahaan retail.

Ketiga penyandang disabilitas Wahyu Alistia (25), Saldi Rahman (23) dan Rendi Agustra (24) memberikan dan berbagi pengalamannya membuka usaha kepada sesama rekan disabilitas.

Mereka menginspirasi banyak orang. Terutama, penyandang disabilitas untuk menjadi entrepreneur atau pengusaha.

Salahsatu penggagas Kito Rato Wahyu Alisya mengaku bangga berbagi pengalaman dalam menjalankan usahanya dan bisa menginspirasi banyak orang meskipun kekurangan fisik.

"Seneng banget bisa di acara ini, membantu mereka jadi tahu kita ini siapa. Dan, sekarang sekitar BSD mulai tahu kita, juga para penyandang disabilitas mulai merapat ke kita untuk sharing, nanya-nanya untuk menjadi referensi mereka bagaimana menyusun rencana membuka usaha. Teman-teman kami yang disabilitas mulai menabung tapi bingung usaha apa, dengan tempo tahun kedepan, mereka jujur lebih nyaman usaha," katanya saat ditemui di Bintaro, Pondok Aren, Senin, (2/9).

Selama ini Alis dan kawan-kawan sering mendapat pandangan berbeda yang mengarah kepada kasihan ketika melihat kondisi keistimewaan mereka. Hal itu terasa tidak nyaman.

"Sama rata itu kita yang disabilitas dengan yang tidak disabilitas itu bisa jalan bareng dan dapat pandangan yang sama," ujarnya.

Membuka usaha sendiri adalah upaya dari Alis, Saldi dan Rendi untuk membuktikan pesan Kito Rato itu. Bahwa, kesetaraan atau kebersamaan lebih menghargai penyandang disabilitas.

"Seolah-olah mereka melihat kita kasihan. Jadi kami inginnya melalui Kito Rato ini kita bisa dipandang sama rata," ucapnya.

Sementara CSR Manager Hero, Arya Kusumo mengatakan, semangat tiga pemuda penyandang disabilitas patut dicontoh. Dengan harapan, Hero bisa menjadi lebih baik dalam melayani kebutuhan masyarakat.

"Harapan saya, yang pasti Hero grup menjadi lebih baik, karena kami sebagai pioner retail modern, pelanggan bisa terus bersama kami. Karena spirit kami,pelanggan yang menjadi utama," tuturnya.

Kata Arya, pihaknya sengaja mengundang dan memberi apresiasi kepada penggagas Kito Rato untuk menunjukan kepada masyarakat bahwa dalam segala keterbatasan fisik, bisa menciptakan usaha.

"Kalau Kito Rato mereka inspiratif sekali, untuk mengingatkan temen-temen kita dan yang lain bahwa kita harus selalu bersyukur. mereka tidak berbeda, mereka tetap bersemangat untuk berusaha," tutupnya. [ars]



Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds