Jelang Penilaian Kota Sehat, Arief Minta FKTS Lakukan Evaluasi

Kesehatan  SELASA, 03 SEPTEMBER 2019 , 20:12:00 WIB | LAPORAN: AHMAD RIZKI SUHAEDI

Jelang Penilaian Kota Sehat, Arief Minta FKTS Lakukan Evaluasi

Rakor FKTS/Repro

RMOLBanten. Jelang penilaian kota sehat, Forum Kota Tangerang Sehat (FKTS) diminta lakukan evaluasi.

Demikian disampaikan Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah saat rapat koordinasi Pemantapan Lokus Verifikasi Kota Sehat Tahun 2019 di Ruang Akhlakul Karimah, Gedung Puspemkot Tangerang, Selasa, (3/9)

"Evaluasi persiapan Kota Sehat memang masih ada beberapa catatan dan kita sebagai pemerintah dapat masukan dari kelompok masyarakat FKTS," kata Arief.

Lewat evaluasi hari ini, Arief berkomitmen, pemerintah wajib mendorong agar masyarakat bisa memperbaiki lingkungannya untuk menjadi lebih bersih, sehat, nyaman.

"Makanya sekarang mau ditingkatkan lagi, kita kemarin sudah dapat laporannya. Ada laporan versi SKPD dan ada laporan versi kelompok masyarakat FKTS, ini kita sinkronkan," tegas Arief.

Kata Arief, beberapa laporan yang masuk, mulai dari kebersihan sungai, kebersihan lingkungan seperti saluran air dan juga Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) menjadi catatan.

"Contohnya ada laporan sungai yang banyak sampah, nanti kita bersihkan. Ada juga laporan masalah kebersihan lingkungan, itu bisa diatasi dengan gotobg royong kerja bakti," ungkapnya.

"Kalau TPS coba nanti teman-teman buatkan atau ajak pengembang perumahan untuk menyediakan. Serta daur ulang sampah yang jadi pupuk kompos, saya sudah uji coba pengolahan sampah yang dalam dua hari sudah bisa jadi kompos, biar nanti direplikasi ke rumah-rumah warga," lanjut Arief.

Penyelenggaraan Kota Sehat menurut Arief,  merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan kesehatan masyarakat secara utuh, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

"Jangan habis penilaian balik lagi. Itu harus dijaga. Supaya uang yang kita terima dari masyarakat balik lagi untuk mereka," tandasnya. [ars]

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds