Karena Utang Menkeu Terbalik, Rakyat Kategori "Nyaris Miskin" Akan Jatuh Miskin

Ekbis  RABU, 04 SEPTEMBER 2019 , 19:00:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Karena Utang Menkeu Terbalik, Rakyat Kategori

Sri Mulyani/Net

RMOLBanten. Pemerintah berencana menghapus subsidi listrik rumah tangga 900 VA. Rencana tersebut diungkapkan dalam rapat panitia kerja (Panja) Banggar dan pemerintah, Selasa (3/9) kemarin.

Padahal, belum habis kegelisahan rakyat soal kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sebesar 100 persen,

Ekonom senior DR. Rizal Ramli khawatir kebijakan penghapusan subsidi ini akan makin menyengsarakan rakyat. Lebih parah, pengorbanan rakyat ini justru dilakukan untuk menutupi utang negara yang kian hari kian membengkak di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Rakyat yang kategori 'nyaris miskin' akan jatuh jadi 'miskin'. Untuk apa? Hanya untuk bisa bayar tambahan bunga utang yang kemahalan oleh Menkeu 'Terbalik'?" kata Rizal Ramli di akun Twitternya, Rabu (4/9).

Rencana penghapusan subsidi listrik rumah tangga 900 VA lantaran anggaran untuk energi menyusut dari sebelumnya.

Diketahui, Panja Banggar dan pemerintah menyetujui besaran subsidi energi sebesar Rp 124,9 triliun untuk RAPBN 2020.

Jumlah ini lebih kecil dari RAPBN 2020 awal, yakni Rp 137,5 triliun. Bahkan anggaran ini juga lebih kecil dari APBN 2019 yang mencapai Rp 159,97 triliun.

Dari anggaran Rp 124,9 triliun itu, sebanyak Rp 70,9 triliun digelontorkan untuk subsidi BBM dan LPG, dan Rp 54,79 triliun untuk subsidi listrik. [dzk] 

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds