Kritik Istilah KKB, Menhan Beberkan Kelompok Pemberontak Di Papua

Keamanan  JUM'AT, 06 SEPTEMBER 2019 , 08:48:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIANTO

Kritik Istilah KKB, Menhan Beberkan Kelompok Pemberontak Di Papua

Menhan, Ryamizard Ryacudu/Net

RMOLBanten. Kerusuhan di Papua dan Papua Barat terindikasi kuat ditunggangi kelompok separatisme yang bertujuan untuk memisahkan diri dari NKRI.

Demikian disampaikan Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9).

Dalam penjelasan itu, Ryamizard menyinggung terkait penggunaan istilah kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang kerap berulah di wilayah Papua.

Istilah KKB, kata mantan KASAD ini tidak tepat.

Sebab, yang sebenarnya ada adalah kelompok pemberontak bersenjata yang memiliki tujuan sama dengan kelompok separatisme.

Catatan kejadian-kejadian di Papua, Menhan menyebutkan ada tiga kelompok yang terlibat di dalamnya.

"Perlu kami jelaskan kelompok di Papua ini ada tiga kelompok, yaitu kelompok pemberontak bersenjata, kelompok pemberontak politik, dan kelompok pemberontak klandestin," ujar Ryamizard.
 
Secara gamblang Menhan juga mengungkapkan ada kelompok lain yang terafiliasi dengan Islamic State of Iraq and Syria atau ISIS.

"Sebagai catatan, terdapat kelompok lain yang berafiliasi dengan ISIS telah menyerukan jihad di tanah Papua," ungkapnya.

Kata dia, tiga kelompok pemberontak itu memiliki tujuan sama untuk memisahkan diri dari NKRI itu kini telah bersatu membentuk kekuatan baru.

"Kelompok pemberontak Papua merdeka saat ini telah membentuk tentara baru, yaitu West Papua Army yang merupakan gabungan tiga kelompok itu," ungkapnya. [dzk] 


Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds