Harapan Rakyat Papua

Opini  SABTU, 07 SEPTEMBER 2019 , 12:27:00 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

Harapan Rakyat Papua

Ilustrasi/Net

KEMAUAN dan kemampuan mencari demi menemukan sumber masalah merupakan syarat dasar kelirumologis demi menanggulangi masalah. Kekeliruan yang tidak ditemukan mustahil bisa dikoreksi.

LIPI
 
Syukur alhamdullilah, LIPI telah melakukan diagnosa terhadap masalah Papua bahkan sudah memberikan laporan hasil diagnosa tersebut. Maka sebaiknya  pemerintah Indonesia berkenan menyimak laporan Tim Kajian Papua LIPI yang tersurat dan tersirat di dalam buku Papua Road Map 2009.

Hasil kajian LIPI tersebut menemukan empat sumber masalah di Papua yaitu persoalan sejarah dan status politik, kegagalan pembangunan, marjinalisasi serta pelanggaran hak asasi manusia.

Mengingat empat sumber masalah Papua pada hakikatnya bukan eksplisit masalah keamanan maka adalah kurang tepat apabila masalah Papua ditanggulangi hanya melalui jalur keamanan oleh aparat keamanan saja. Ibarat sakit kepala kurang tepat apabila diobati dengan obat diare apalagi pil anti hamil.

Harapan


Berdasar fakta pada Pilpres 2019 90 persen (!) rakyat Papua antusias memilih Joko Widodo untuk menjadi presiden RI masa bakti 2019-2024, dapat disimpulkan bahwa harapan rakyat Papua lebih tertumpu pada Presiden ketimbang Menko Polhukam atau Panglima TNI atau Kapolri.

Dari pembicaraan pribadi dengan Presiden Jokowi, saya juga dapat menyimpulkan bahwa beliau tulus peduli nasib rakyat Papua.

Maka sebenarnya harapan rakyat Papua cukup sederhana saja yaitu diberi kesempatan untuk berjumpa, bersilaturahmi, berdiskusi, bermusyawarah-mufakat mencari solusi permasalahan langsung dengan presiden yang telah mereka pilih demi bukan memerintah namun mengabdikan diri kepada kepentingan rakyat Papua.

Makan Siang

Syukur alhamdullilah, 3 September 2019 Presiden Jokowi telah mengundang para pemenang Festival Gapura dari Nduga dan Yapen untuk makan siang bersama di Istana Merdeka. Diharapkan silarurahmi itu akan berlanjut.

InsyaAllah, Presiden Jokowi juga akan berkenan mengundang para tokoh masyarakat Papua yang terlibat langsung dalam perselisihan paham di Papua untuk makan siang bersama di Istana Merdeka selaras suka adiluhur Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Merdeka! [***]

Penulis adalah rakyat Indonesia.


Komentar Pembaca
Belajar Berteman

Belajar Berteman

SELASA, 19 NOVEMBER 2019

Lintas Batas Terminologi

Lintas Batas Terminologi

SENIN, 18 NOVEMBER 2019

Arimbi Vero

Arimbi Vero

SENIN, 18 NOVEMBER 2019

Gaduh Bujet

Gaduh Bujet

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019

Agama Angka

Agama Angka

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019

Prestasi BTP

Prestasi BTP

SABTU, 16 NOVEMBER 2019

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds