Rencana Jokowi Pindahkan Ibukota Ke Kalimantan Timur Didukung AHY

Politik  MINGGU, 08 SEPTEMBER 2019 , 00:52:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Rencana Jokowi Pindahkan Ibukota Ke Kalimantan Timur Didukung AHY

AHY dan Presiden Joko Widodo/Net

RMOLBanten. Wacana pemerintah memindahkan Ibukota dari Jakarta ke Kalimantan Timur mendapatkan dukungan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu meyakini, pemerintah akan terus melakukan kajian kajian yang mendalam.

Sehingga apapun yang diputuskan dapat benar-benar mengakomodasi berbagai pandangan dan masukan dari berbagai elemen, termasuk dari komunitas akademisi dan juga ekonom dan para ahli.

"Kita semua mengikuti dan sepatutnya kita mengikuti, karena ibu kota milik kita semuanya, ibukota negara tentunya kita harus punya kepedulian pemindahan ibu kota, sebetulnya sudah terjadi sejak jaman pemerintahan Presiden Soekarno dan terus bergulir," begitu dikatakan AHY ditemui usai mengisi kuliah umum, di Universitas Pasundan, Jl. Tamansari, Bandung, Sabtu (7/9).

Agar semua tujuan dari pemindahan Ibukota itu tercapai dengan baik, kata AHY,  itu tergantung pada kemampuan negara, kemampuan ekonomi negara.

"Yang jelas kita ingin menghadirkan sebuah ekosistem yang baru dan baik pula. Jadi memindahkan ibu kota tentu tidak hanya meliputi aspek pemilihan, ini struktur saja tetapi sebuah sistem kehidupan yang juga harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya, ekosistem yang positif," ujar AHY.

"Karena kita tidak ingin gagal. Jangan sampai itu dalam jangka panjang kemudian permasalahan-permasalahan itu muncul. Itulah mengapa saya mendukung segala upaya yang dilakukan oleh pemerintah," sambungnya.

AHY juga medukung segala upaya yang dilakukan pemerintah, termasuk pihak-pihak yang memberikan masukan-masukan terbaik.

Dengan harapan rancangan bangunan Ibukota akan benar-benar solid dan bisa dieksekusi dengan sebaik-baiknya, tanpa menghadirkan permasalahan sosial yang tidak diperlukan dikemudian hari. [dzk] 

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds