Hydrant Tak Berfungsi, Petugas Damkar Kritik Pengelola Bintaro

Keamanan  SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 22:38:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Hydrant Tak Berfungsi, Petugas Damkar Kritik Pengelola Bintaro

Foto: LAN

RMOLBanten. Kebakaran yang terjadi di Pasar Modern Bintaro Jaya, Jalan Sudirman, Pondok Aren, Tangsel yang menghanguskan dua ruko pada Sabtu (14/9) malam.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangsel dibuat kesulitan, karena hydrant yang ada disekitar pasar, yang  berfungsi hanya satu.

Petugas sebetulnya sudah mengerahkan delapan mobil pemadam serta satu unit mobil pemadam bantuan dari DKI Jakarta.

"Hydrant pengelola harus difungsikan. Karena, tadi yang berfungsi cuman 1 jadi kita ambil dari 1 doang di depan yang berfungsi," ujar Danru Rescue Dinas Damkar dan Penyelamatan Tangsel, Darussalam di lokasi kejadian.

Kata Darussalam sangat disayangkan ruko yang ramai pengunjung hydrant yang berfungsi hanya satu.

"Sebenernya sangat disayangkan karena itu prasarana untuk menunjang. Harusnya berfungsi semua dan disediakan kepala hydrantnya biar kita langsung supply langsung nyanbung ke unit. Harusnya kayak gitu," jelasnya.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 18.05 WIB iti bisa dikendalikan oleh petugas pemadam selama dua jam.

Mengenai penyebab dan kerugian materil, Darussalam belum bisa memberikan keterangan lebih jelas. Karena, butuh penyelidikan lebih lanjut.

"Korban nihil. Untuk sementara penyebab kebakaran belum diketahui karena itu ranah kepolisian ya. Yang pasti tim identifikasi melakukan penyelidikan baru kita bisa pastikan," ungkap Darus.

Sebelumnya, api yang berasal dari ruko wallpaper dan gorden bernomor 19 langsung menyambar ruko disebelahnya yakni Kuedapan serta ruko pempek. Dan, api langsung membesar.

"Apinya langsung gede mas. Ya panik juga saya liatnya, orang langsung gede aja apinya pas saya selesai salat," ujar Siti salah satu pedagang yang berada persis di depan lokasi kebakaran.

Sementara itu, pedagang lainnya Mulyadi sudah melihat api kecil di lantai atas. Dan, ada seorang pengunjung yang langsung melapor ke security.

"Keliatan kecil dilantai atas, terus 15 menit langsung gede apinya. Yang lagi makan langsung pada lari, ada yang enggak bayar karena takut," ungkap Mulyadi.

Lanjutnya, juga sempat terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari gas.

"Iya sempet kedenger suara, mungkin dari gas," imbuhnya. [ars]







Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds