PILKADA 2020

Rebut Pandeglang 1, Klan Jayabaya Siap Bertarung Lawan Dimyati

Politik  SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 14:43:00 WIB | LAPORAN: MAULANA

Rebut Pandeglang 1, Klan Jayabaya Siap Bertarung Lawan Dimyati

Agus Wisas ambil formulir dari PDIP/MUL

RMOLBanten. Dua dinasti yang mengakar di Provinsi Banten tepatnya di Kabupaten Pandegng dan Lebakan diprediksi akan bertarung ketat dalam kontelasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Pandeglang yang akan digelar pada 2020 mendatang.

Dua klan yang akan bertarung di Pilkada Pandeglamg adalah Keluarga Ahmad Dimyati Natakusuma (petahana) dan keluarga Mulyadi Jayabaya (Lebak).

Hal itu diungkapkan ketua tim penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Pandeglang dari DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Pandeglang, Deden Hertandi saat ditemui di kantornya, Senin (16/9).

"Untuk saat ini sudah ada empat orang yang mengambil formulir pendaftaran, keempat itu diantaranya Toni Mukson, Aaf Aptadi, Irna Narulita dan pak Agus Wisas (perwakilan dari keluarga Mulyadi Jayabaya)," ungkapnya.

Deden menjelaskan, ke empat orang yang mengambil formulir itu diprediksi kesemuanya akan mencalonkan diri sebagai bupati Pandeglang.

"Sementara semuanya daftar calon Bupati Pandeglang, mungkin pastinya akan ketahuan setelah penyerahaan formulir. Karena setelah ini kami akan adakan sesi wawancara. Belum ada yang mengembalikam formulir, sementara batas waktu penjaringan berakhir dua hari kedepan, Rabu (18/9) mendatang," ujarnya.

Sementara, Agus Wisas yang ditunjuk sebagai juru bicara keluarga besar Mulyadi Jayabaya membenarkan telah mengambil formulir pendaftaran calon Bupati Pandeglang melalui partai besutan Megawati Soekarnoputri.

Meski begitu, ia belum memastikan anggota keluarga Mulyadi Jayabaya yang mana akan maju melawan petahana Irna Narulita pada konstestasi 2020 mendatang.

"Saya mengambil formulir ini atasnama keluarga besar Mulyadi Jayabaya, untuk pastinya kami belum memutuskan. Tapi ada tiga nama yang saat ini tengah digodok diantaranya Diana, Hasbi dan Nabil," pungkasnya. [ars] 

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds