PILKADA 2020

Tukang Galon Air Kembalikan Formulir Balon Walkot Tangsel

Politik  SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 19:21:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Tukang Galon Air Kembalikan Formulir Balon Walkot Tangsel

Yusriyanto/LAN

RMOLBanten. Tukang Galon Air yang juga kader PDIP Perjuangan, Yusrianto mengembalikan formulir bakal calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Tangsel.  

Saat mendatangi kandang banteng Tangsel, Yusriyanto mengenakan batik PDIP dan mengendarai kendaraan gerobak motor roda tiga dilengkapi bendera merah putih, Selasa, (17/9).

Pria kelahiran Jakarta, 27 Juni 1983 ini mengaku tidak gentar melihat para simpatisan yang datang untuk mengantarkan jagoannya. Meskipun datang hanya sendiri.

"Enggak ada rasa minder. Saya datang kesini (Kantor DPC PDI-Perjuangan) dengan keyakinan dan rasa percaya diri yang tinggi," tutur bapak dari dua anak ini.

Lanjutnya, dengan latar belakang berprofesi tukang galon. Dirinya banyak mendapati cerita mengenai konsumennya yang masih kurang beruntung. Hal itu yang membuatnya ingin maju di Pilkada 2020 agar merubah kehidupan mereka.

"Saya sebagai tukang galon, banyak menemui masyarakat dari berbagai kelas atas dan bawah. Kebanyakan konsumen saya itu kelas bawah dan sering bercerita kekurangan hidup mereka, keprihatinan mereka dan kesedihan mereka, itu yang membuat saya merenung untuk berfikir, bagaimana kehiupan mereka lebih baik," paparnya.

Bahkan Yusriyanto sudah mempersiapkan visi misi selama lima tahun kedepan jika memang nantinya bisa terpilih.

"Visi misi ini kan menyangkut visi kepemimpinan selama lima tahun kedepan tidak bisa dibuat hanya satu malam saja. Tapi garis besarnya, tetap kepada kesejahteraan masyarakat. Yang akan saya perhatikan yakni persolan ekonomi, pendidikan dan kebudayaan lokal," ungkap Yusriyanto.

Ketika ditanyai mengenai apakah akan mendaftar melalui partai lain, dirinya hanya ingin fokus ke PDI-Perjuangan terlebih dahulu. Karena, pengakuannya dirinya telah 15 tahun menjadi simpatisan PDI-Perjuangan. Dan, bahkan sempat menjadi kader. [ars]

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds