Kedisiplinan Pegawai Pemkot Serang Rendah

Daerah  RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 21:50:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Kedisiplinan Pegawai Pemkot Serang Rendah

Yudi Suryadi/RAG

RMOLBanten. Tingkat disiplin pegawai di jajaran Pemkot Serang masih rendah. Banyak ASN yang belum menaati aturan.

Demikian disampaikan Kepala Inspektorat Kota Serang Yudi Suryadi kepada awak media, Rabu, (18/9).

"Memang masih ada dari teman-teman di OPD yang datang masuk kerja tidak sesuai aturan. Padahal disiplin pegawai harus benar-benar dilaksanakan oleh OPD supaya nanti apa yang menjadi saran dan masukan dari Bapak dapat ditindaklanjuti," ujarnya.

Untuk meningkatkan tingkat disiplin pegawai, lanjut Yudi, pihaknya tidak bosan-bosan mengingatkan kepada OPD untuk menjadi disiplin itu mudah dilakukan dengan masuk jam kerja sesuai aturan.

"Kalau mengacu pada Perwal yang ada seharusnya mereka kalau memang masuk kerja tidak sesuai aturan, tanpa keterangan dan tanpa izin TPP otomatis akan ada pengurangan," tegasnya.

Pengurangan TPP itu, lanjut Yudi diatur dalam Perwal no 37 tahun 2018 Bab VI tentang Pemotongan TP-PNS pasal 7 ayat 1 yang memyebutkan pemotongan TP-PNS dilakukan terhadap tunjangan dinamis berdasarkan hasil perhitungan ketidakhadiran pegawai.

Kemudian lebih rinci ditegaskan di ayat 2 yang menyebutkan pemotongan tunjangan dinamis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikenakan kepada PNS yang terlambat masuk kerja dikenakan pengurangan sebesar 0,5 % (Nol koma lima persen) untuk setiap harinya. Kemudian, PNS yang pulang cepat dikenakan pengurangan sebesar 0,5 % (Nol koma lima persen) untuk setiap harinya. Lalu, PNS yang tidak masuk kerja dikenakan pengurangan sebesar 1% (satu persen) untuk setiap hari, PNS yang tidak mengikuti acara peringatan hari besar yang
diselenggarakan Pemkot Serang dikenakan pengurangan sebesar 0,5 % (Nol koma lima persen) untuk setiap kegiatannya.

Yudi menjelaskan dalam Perwal itu juga dijelaskan pemotongan TP-PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dihitung berdasarkan 40 % (Empat puluh persen) dari Tunjangan Dinamis tarif TP-PNS yang ditetapkan. Seperti, pengurangan TP-PNS terhadap pegawai dikecualikan apabila, melaksanakan tugas kedinasan berdasarkan Surat Perintah Tugas;
dan/atau. Memberikan alasan lain yang dibuat tertulis dan dengan izin atasan langsung.

"Kalau Perwal itu ditegakkan, TPP otomatis akan dikurangi. Ingat  pengurangan bukan dipotong. Namun Perwal itu saat ini sedang digodok lagi ini belum selesai-selesai, masih dalam tahap perbaikan," katanya.

Dalam perbaikan Perwal itu, dikatakan Yudi akan ada penambahan terkait indikator kinerja, kalau kemarin hanya datang tepat waktu, kedepan mungkin bisa saja ada yang lain.

"Sebetulnya soal ketidak disiplinnya pegawai ini yang tau persis pimpnan OPDnya. Sebetulnya simple kalau ada kegiatan tinggal di Foto dan telepon atasan untuk memberitahu dan izin," tukasnya. [ars]

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds