Ajang IALA 2019, Pustakawan Kota Serang Akan Bertarung Di Babak Final

Daerah  SABTU, 21 SEPTEMBER 2019 , 15:34:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Ajang IALA 2019, Pustakawan Kota Serang Akan Bertarung Di Babak Final

Aip Rohadi/RAG

RMOLBanten. Anak muda Kota Serang, Banten mebuat prestasi membanggakan di kancah nasional. Kali ini datang dari Pustakawan Universitas Bina Bangsa (Uniba) Serang, Banten yakni Aip Rohadi.

Aip, Kepala Perpustakaan Uniba ini mewakili Provinsi Banten pada ajang Indonesian Academic Librarian Award (IALA) 2019 yang digelar Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI).

Pada babak final yang digelar di Universitas Lampung (Unila) Aip Rohadi akan bersaing dengan lima pustakawan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yakni Atin Istiarini pustakawan Universitas Muhammadiyah Magelang mewakili Jawa Tengah.

Eko Kurniawan pustakawan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta. Lalu, Endah Kurniasari pustakawan Universitas Negeri Lampung (Unila) yang mewakili Lampung dan Deasy Kumalasari pustakawan Jawa Timur.

Lima finalis ini akan bersaing menjadi yang terbaik pada babak final yang pada 1 Oktober 2019 mendatang. Mereka akan diuji dengan memaparkan karya ilmiah unggulannya.

Aip yang kini menjabat sebagai Kepala Perpustakaan Uniba ini, berhasil masuk sebagai finalis setelah bersaing dengan 35 pustakawan dari berbagai FPPTI yang ada di Banten.

Ini bukan saja kebanggaan, tapi juga pembuktian bahwa Banten secara umum dan Uniba bisa bersaing di ajang nasional,” kata Aip kepada awak media, Sabtu (21/9).

Menurutnya, seleksi dimulai dari pengurus FPPTI Banten. Banten sendiri lanjut Aip ada 35 peserta, selanjutnya dari tiap provinsi diwakili satu orang untuk tingkat nasional.

Kata dia, seleksi dimulai dari beberapa prestasi karya ilmiah unggulan. Selain itu, pengabdian masyarakat menjadi syarat dikirim ke pusat.

"Setelah lima besar ini, saya hanya iktiar sebaik mungkin untuk membawa kampus dan Banten. Doa dan support teman-teman, dan Rektor Uniba Pak Furtasan Ali Yusuf, tentu sangat berarti di final nanti,” ucap Aip.

Smentara, Iman Sukwana Pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Banten  menilai, Aip sebagai pustakwan muda yang memiliki basis keilmuan yang kuat, baik teoritis dan praktis.

Dia secara perlahan namun pasti mengembangkan keilmuannya di bidang pengelolaan perpustakaan secara internal dan ekternal  sehingga menjelma menjadi pribadi yang ulet dan mau menerima kritik,” katanya.

Dengan kemampuan yang dimiliki, ucap Iman, Aip merupakan contoh pustakawan muda potensial.

Saya kira Aip representasi pustawakan yang humoris, menghargai orang lain dengan kapasitas yang mumpuni,” cetusnya. [ars]



Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds