Peserta Uji Smart SIM Diimbau Tidak Pakai Hijab Biru

Keamanan  SELASA, 08 OKTOBER 2019 , 19:45:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Peserta Uji Smart SIM Diimbau Tidak Pakai Hijab Biru

Peserta Uji Smart Sim/LAN

RMOLBanten. Kini di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM 122 Cilenggang, Serpong dibawah naungan Polres Tangsel kini sudah melayani pembuatan 'Smart SIM'.

Kanit Regident Satlantas Polres Tangsel, Yosi Zulfa Putri mengatakan, saat ini pelayanan untuk pembuatan Smart SIM sudah mulai dilaksanakan per Selasa (8/10).

Namun, bagi peserta uji SIM yang ingin membuat SIM baru terkhusus wanita diharapkan tidak mengenakan hijab berwarna biru dan juga kemeja biru.

"Kami himbau kepada peserta uji SIM terutama wanita tidak menggenakan hijab berwarna biru. Karena pada saat foto, hanya akan terlihat wajahnya saja. Background foto kami sudah biru," ujar Yosi, Selasa (8/10).

Namun, apabila masih ada yang mengenakan hijab maupun kemeja biru, Satpas SIM Cilenggang sudah menyiapkan hijab pengganti.

"Iya kami sediakan kemeja dan hijab selain warna biru," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan Kantor Berita RMOL Banten, Yosi mengatakan saat ini pelayanan untuk pembuatan Smart SIM sudah mulai dilaksanakan per Selasa (8/10).

"Untuk Smart SIM ini mulai berlaku hari ini, di Satpas SIM 122 Cilenggang Polres Tangsel. Adapun perbedaan Smart SIM mungkin di dalam Smart SIM terdapat chip yang berisi data forensik dari peserta uji SIM. Misalkan peserta uji pernah melakukan pelanggaran lalu lintas dan nanti bisa terdata di Smart SIM," jelas Yosi, Selasa (8/10).

Tak hanya itu, kelebihan Smart SIM juga bisa digunakan untuk melakukan transaksi tol atau e-tol dengan maksimal saldo sebesar Rp 2 juta.

"Saldo untuk tol sendiri, nanti bisa diisi di mini market," imbuhnya.

Yosi menegaskan untuk Smart SIM sendiri, selain mempunyai kelebihan untuk transaksi e-tol. Smart SIM ini juga mempunyai hologram yang tak bisa dipalsukan.

"Dan untuk Smart SIM ini ada hologram yang tidak bisa dipalsukan. Ini yang membuat antusias masyarakat bertambah," tegas Yosi.[ars]



Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds