Bawaslu Kabupaten Serang Dapat Kucuran Dana Rp 19,5 Miliar

Daerah  SELASA, 15 OKTOBER 2019 , 00:46:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Bawaslu Kabupaten Serang Dapat Kucuran Dana Rp 19,5 Miliar

Foto: RAG

RMOLBanten. Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Serang menyetujui anggaran Bawaslu Kabupaten Serang sebesar Rp 19,5 miliar.

Jumlah tersebut bertambah dari sebelumnya disetujui hanya Rp 16,7 miliar. Dana ini nantinya untuk tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Serang tahun 2020.

Wakil Bupati (Wabup) Serang, Pandji Tirtayasa mengungkapkan,  merupakan kewajiban pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk penyelenggara pemilu termasuk Bawaslu.

Sesuai hitung-hitungan, kata Pandji, awalnya Bawaslu mengajukan untuk sembilan bulan kerja. Ternyata, ada aturan baru masa bertambah menjadi dua belas bulan masa kerja.

Dari pengajuan bawaslu awalnya sembilan bulan kerja disetujui anggaran Rp 16,7 miliar kemudian, kita hitung lagi ditambah masa kerja tiga bulan ditambah lagi Rp 2,7 miliar, dari Rp 16,7 menjadi Rp 19,5 miliar,” ujar Pandji, Senin (14/10).

Dijelaskan Pandji, pada awalnya atas penambahan masa kerja tiga bulan Bawaslu mengajukan anggaran sebesar Rp 5 miliar.

Kemudian TAPD menghitung secara proporsional dengan melibatkan Bawaslu berapa idealnya untuk masa kerja tiga bulan tersebut.

Maka disepakati penambahan Rp 2,7 miliar. Jadi, awalnya Rp 16,7 menjadi Rp 19,5 miliar,” terang Pandji.

Pandji berharap, Bawaslu bisa menggunakan anggaran se efektif mungkin pada penyelenggaraan pilkada bisa berjalan damai, aman serta bisa menghasilkan pemimpin yang baik untuk Kabupaten Serang.

Bulan November sudah masuk tahapan diawali tahapan pengumpulan dukungan beruapa KTP dari calon independen,” tuturnya.

Sementara, Ketua Bawaslu Kabupaten Serang, Yadi mengatakan, penambahan anggaran berdasarkan yang diajukan awal hanya sembilan bulan kerja menjadi dua belas bulan kerja dikarenakan kesalahan dalam penghitungan.

Diperkuat Berdasarkan Keputusan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum RI Nomor:0194/K.Bawaslu/PR.03.00/VIII/2019 tentang standar kebutuhan pendanaan kegiatan pemilihan gubernur bupati, serta walikota.

Angka (pengajuan awal) Rp 5 miliar dengan rincian penambahan honor badan adhoc yang tadinya kita usulkan Rp 2,2 juta untuk honor ketua panwascam dan anggota menyesuaikan dengan anggaran yang disampaikan Bawaslu RI, karena memang untuk Rp 1,8 saya pikir cukup untuk honor ketua maka tambahan anggaran Rp 2,7 miliar kita terima. Kalau dirinciannya Rp1,8 juta itu honor untuk ketua panwascam, kalua untuk anggota kurang dari itu,” ujarnya kepada wartawan.

Mantan Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ciomas ini, dari total Rp 19,5 miliar untuk Bawaslu Kabupaten Serang sekitar 65 sampai 70 persen digunakan untuk honor badan adhoc saja.

Terbagi untuk Panwascam, Panitia Pengawas Desa (PPD), dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), Kepala Kesekretaritan Kecamatan, dan staff bagian pengawasan.

Sedangkan untuk tahapan terdekat masih menunggu arahan dari Bawaslu RI, mudah-mudahan Desember bisa dimulai perekrutan badan adhoc. Karena untuk November sudah dimulai penghimpunan KTP calon independen,” jelas Yadi. [ars]





Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds