Pasar Kepandean Sepi, DPRD Sebut Relokasi PKL Hanya Pencitraan

Parlemen  SELASA, 15 OKTOBER 2019 , 19:43:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Pasar Kepandean Sepi, DPRD Sebut Relokasi PKL Hanya Pencitraan

Pujianto/RAG

RMOLBanten. Sempat diwacanakan akan menjadi central Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Serang. Namun nyatanya tak sesuai fakta. Bak jauh panggang dari api kondisi Pasar Kepandean malah sepi dan tak terawat.

Hal itupun menjadi sorotan dari Ketua Komisi II DPRD Kota Serang Pujianto. Ia menilai program relokasi PKL ke Pasar Kepandean tidak didasari dengan kajian maupun gagasan.

"Tah eta panyakit (Nah itu Penyakit)  Relokasi itu terjadi karena Pemerintah membuat program dengan dasar pencitraan, bukan kajian maupun gagasan," ungkapnya saat di konfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa, (15/10).

Menurutnya, pemerintah dalam membuat sebuah kebijakan harus terlebih dahulu membuat gagasan yang matang dan penuh kajian. Bahkan, kata dia, konsep kebijakan seharusnya melewati beberapa tahapan. Mulai dari tahapan gagasan narasi kemudian tahapan bekerja.

"Mendengarkan kajian dari pengamat dan menyusun rencana kerjanya terlebih dahulu dengan matang. Jangan ini mah asal-asalan," jelasnya.

Maka itu, untuk membereskan persoalan itu, pihaknya akan memanggil OPD terkait seperti, Disperindakop, DPU, Satpol PP dan Dishub Kota Serang.

"Insha Allah dalam waktu dekat akan kita panggil karena relokasi PKL saat ini sangat terlihat sekali program model pencitraan," tandasnya.

Sebelumnya kritik pedas juga dilontarkan oleh Ketua DPRD Kota Serang Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi yang menilai sepinya Pasar Kepandean disebabkan Pemkot Serang kurang kajian dalam penataan PKL.

Kondisi Kepandean sendiri setelah delapan bulan lalu Pemkot Serang melakukan launching, kondisinya masih tetap sepi.

"Berarti kurang marketing-nya dari eksekutifnya, jadi ada yang sala Coba dikaji dulu sebelum launcing. Jangan main launching tanpa kajian, gak jelas itu," ucap Budi. [ars]

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds