Erdogan: Turki Tidak Akan Nyatakan Gencatan Senjata Di Timur Laut Suriah

Internasional  RABU, 16 OKTOBER 2019 , 11:22:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Erdogan: Turki Tidak Akan Nyatakan Gencatan Senjata Di Timur Laut Suriah

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Repro

RMOLBanten. Turki tidak akan pernah mengumumkan gencatan senjata di timur laut Suriah. Turki juga memastikan tidak akan bernegosiasi dengan pasukan Kurdi di wilayah tersebut.

Demikian disampaika Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Diberitakan Reuters (Selasa, 15/10), dalam perjalanan pulang dari Baku, Erdogan mengatakan bahwa serangan itu akan terus berlanjut sampai mencapai tujuannya.

Turki lata Erdogan tidak khawatir tentang sanksi apapun, termasuk yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat.

"Mereka mengatakan 'nyatakan gencatan senjata'. Kami tidak akan pernah mendeklarasikan gencatan senjata," tegas Erdogan.

"Mereka menekan kami untuk menghentikan operasi. Mereka mengumumkan sanksi. Tujuan kami jelas. Kami tidak khawatir dengan sanksi apa pun," tegasnya.

Dirinya (Presiden Turki) telah mengatakan kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam panggilan telepon awal pekan ini bahwa dia harus mengirim delegasi Amerika Serikat ke Ankara untuk membahas tuntutan mereka dan mencoba mencapai kesepakatan.

Pernyataan dari Gedung Putih,  memastikan bahwa Wakil Presiden Mike Pence akan bertemu dengan Erdogan di Ankara pekan ini untuk membahas hal tersebut.

Diketahui bahwa sejak pekan lalu, Turki melancarkan serangan ofensif di bawah kampanye perang melawan milisi YPG Kurdi Suriah di timur jauh Suriah.

Kampanye itu dilancarkan setelah Amerika Serikat menarik seluruh pasukannya dari wilayah tersebut.

YPG sendiri dipandang oleh Ankara sebagai kelompok teroris yang terkait dengan pemberontak separatis Kurdi di Turki. [dzk] 

Komentar Pembaca
Bangga Claudia

Bangga Claudia

SELASA, 12 NOVEMBER 2019

Putusan Ayodhya

Putusan Ayodhya

SENIN, 11 NOVEMBER 2019

Peringatkan Amerika, Korut: Kesabaran Kami Ada Batasnya
Menhan Kembali Terima Kunjungan Tiga Dubes Dalam Satu Hari
Vietnam Segera Pulangkan 39 Jasad Korban Pembunuhan Di Inggris
Glasnost Dan Perestroika Ala Kuba

Glasnost Dan Perestroika Ala Kuba

JUM'AT, 08 NOVEMBER 2019

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds