WH Masih Belum Pikirkan Tambah Dana Bankeu

Daerah  RABU, 16 OKTOBER 2019 , 19:16:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

WH Masih Belum Pikirkan Tambah Dana Bankeu

Ilustrasi/NET

RMOLBanten. Pemprov Banten belum memiliki rencana penambahan bantuan keuangan (bankeu) kepada kabupaten/kota pada tahun 2020 yang sudah teranggarkan sebesar Rp 365 miliar. Meskipun DPRD memberikan sinyal adanya kemungkinan slot tersebut ditambah.
 
Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengatakan, hingga saat ini belum ada rencana penambahan bankeu untuk kabupaten/kota pada postur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Banten 2020.

"Bankeu nggak nambah, karena harus dibagi. Contohnya saja Pandeglang udah sampai Rp 600 miliar lebih. Kalau duitnya dikasih ke kabupaten/kota, kita kelolanya gimana,” katanya, Rabu, (16/10).

Ia menjelaskan, ‎adanya sejumlah kabupaten/kota yang meminta penambahan bankeu karena pada 2020 mendatang akan menyelenggarakan Pilkada dianggapnya masih wajar.

"Boleh-boleh saja, nanti kita lihat kemampuan anggarannya,” katanya.

Saat ditanya apakah anggaran yang dialokasikan sudah ideal, menurut WH, hal tersebut belum ideal.

Orang plafonnya segitu jadi ngga bisa dikatakan ideal. Kalau ideal mah nggak usah dibantu,” ujarnya.

Ia juga menegaskan jika posisi pemerintah daerah baik itu provinsi dengan kabupaten/kota masih sejajar. Hanya saja yang membedakan adalah masalah kewenangan.

"Kalau provinsi kan kewenangannya itu SMA, SMK dan SKh, lalu jalan-jalan provinsi. Kabupaten/kota itu dari mulai SD sampai SMP. Soal intervensi bisa saja dalam rangka tugas penyelenggara pemerintah daerah sebagai kepanjangan tangan pemerintah pusat. Mislkan ada intruksi presiden, yah baru kita intervensi,” katanya.

Terpisah, Ketua Harian Banggar DPRD Banten, Mukhlis mengatakan, untuk saat ini bankeu yang diusulkan oleh pemprov masih sama seperti yang diusulkan pada 2019 yaitu sebesar Rp 365 miliar. Namun, dirinya mengakui jika anggaran bankeu untuk 2020 masih memungkinkan untuk di tambah.

"Seperti yang dulu kita sampaikan, penambahan itu tergantung usulan dari kabupaten/kota. Dan itu masih memungkinkan ditambah,” katanya.

Terkait adanya permintaan dari Kabupaten Pandeglang yang berharap Pemprov Banten untuk menaikan anggaran bankeu untuk keperluan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, Mukhlis mengaku, pihaknya masih menunggu pengajuan anggaran oleh kabupaten/kota.

"Yang jelas, kalau berhubungan dengan hajat hidup orang banyak itu kita akan dorong. Termasuk juga untuk pilkada. Makanya kita akan lihat pengajuannya. Dan kan nggak mungkin bankeu cuma buat pilkada saja,” katanya.

Ia juga berharap, bankeu yang nantinya akan digelontorkan harus sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Banten 2017-2022.
Yang penting harus sinkron dengan RPJMD. Bankeu haruslah digunakan untuk pembangunan kebutuhan dasar masyarakat yang telah disinkronkan dengan RPJMD. Soal penambahan anggaran juga sangat memungkinkan, yah why not,” ujarnya.

Bankeu yang dianggarkan untuk kabupaten/kota pada APBD 2020 senilai Rp 365 miliar. Rinciannya, Kabupaten Lebak Rp 55 miliar, Kabupaten Pandeglang Rp 50 miliar dan Kabupaten Serang Rp 60 miliar. Sementara untuk kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Serang dan Kota Cilegon dibagi rata senilai Rp 40 miliar.

Sebelumnya, Bupati Pandeglang, Irna Nurulita meminta Pemprov Banten untuk menambahkan bankeu 2020. Hal itu dikarenakan PAD Kabupaten pandeglang hanya mencapai Rp 220 miliar, sementara anggaran dasar masyarakat yang harus dipenuhi setiap tahunnya mencapai Rp 150 miliar. [ars]

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds