Tekan Pengangguran Di Banten, Pemda Harus Sinergi Dengan Pusat

Parlemen  KAMIS, 17 OKTOBER 2019 , 18:40:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Tekan Pengangguran Di Banten, Pemda Harus Sinergi Dengan Pusat

Ilustrasi Pencaker/Net

RMOLBanten. Untuk menanggulangi masalah pengangguran di Provinsi Banten, pihak Kabupaten/Kota diminta melakukan sinergi dan koordinasi dengan pemerintah pusat.

Demikian disampaikan anggota DPR Nuraeni, kepada wartawan di Kota Serang, Kamis, (17/10).

Legislator dari dapil III Banten ini menyatakan sinergi dan koordinasi ini penting dilakukan Pemda untuk mengentaskan permasalahan pengangguran yang masih tinggi di tanah Jawara.

"Ya saya kira memang harus ada sinergi terus koordinasi terkait persoalan pengangguran agar ada kesepahaman antara daerah dan pusat mengenai persoalan ini," ujarnya.

Saat ini, kata Nuraeni, di Provinsi sudah memiliki Perda dan Pergub ketenagakerjaan namun hal itu tidak sekonyong-konyong dapat mengentaskan pengangguran di Banten.

"Kalau kita misalkan melarang warga yang diluar Banten tidak boleh kerja di Banten, ya itu tentu tidak bisa nanti bertentangan dengan UUD 45," katanya.

Paling tidak kondisi ideal yang bisa diterapkan dalam perda itu adalah  60 persen pekerja atau warga lokal dan 40 persen pekerja dari luar disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

"Tapi itu juga harus selaras dengan kebutuhan perusahaan yang ada. Intinya harus ada koordinasi dengan pusat. Pengangguran ini bukan masalah daerah saja tapi juga persoalan nasional," tegasnya.

Diketahui sebagai daerah industri Provinsi Banten belum bisa lepas dari fenomena tingginya angka pengangguran. Padahal di daerah ini terdapat 14 ribu industri.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Banten tertinggi kedua se-Indonesia sebesar 7,58 persen.

TPT untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih tertinggi di antara tingkat pendidikan lain, yaitu sebesar 11,65 persen. [ars]

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds