Baru Capai Rp 9,5 M, Tatu Minta Baznas Maksimalkan ZIS

Daerah  JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 02:35:00 WIB | LAPORAN: OBI JAYA

Baru Capai Rp 9,5 M, Tatu  Minta Baznas Maksimalkan ZIS

Ratu Tatu Chasanah/Dok

RMOLBanten. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang diminta untuk memaksimalkan penerimaan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) setiap Unit Pelayanan Zakat (UPZ) di Setiap Kecamatan.

Demikian diampaikan Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah saat menghadiri Milad ke-19 tahun Baznas Kabupaten Serang di  Kantor Kecamatan Ciomas, Kamis (17/10).

Tatu menjelaskan, Penerimaan ZIS Baznas Kabupaten Serang baru mencapai Rp 9,5 miliar  dari jumlah yang ditargetkan selama tahun 2019 sebesar Rp 12,6 miliar.  

"Tinggal maksimalkan perolehannya saja baik dari Kecamatan dan  PGRI. Karena,  ini masih jauh dari maksimal sebetulnya,” tegas Tatu.

Turut hadir, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Ketua Baznas Kabupaten Serang, Wardi Muslich, Camat Ciomas, Petir, dan Pabuaran, Kepala Desa se-Kecamatan Ciomas, dan ratusan masyarakat peneriman bantuan.

Tatu menilai, penerimaan ZIS di Kabupaten Serang seharusnya  bisa lebih besar jika melihat pengurus UPZ dan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan yang tersedia di setiap Kecamatan untuk mengajak pegawai dan guru di lingkungan membayar zakat ke Baznas Kabupaten Serang.

"Jika Industri juga serta, Kami yakin pendapatan ZIS bisa lebih maksimal lagi,” katanya.

Sebagai informasi, Baznas Kabupaten Serang sudah mendistribusikan dana sampai akhir September 2019 adalah sebesar Rp 8,7 miliar.  

Distribusi tersebut juga  termasuk dalam rangkaian milad Baznas seperti bakti sosial  dan penyaluran bantuan paket sekolah untuk SD,  bantuan paket sembako warga kurang mampu, anak kurang gizi, dan pembangunan 76 rumah tidak layak huni (RTLH).

"Alhamdulillah untuk RTLH di Kecamatan Petir dan Ciomas masing-masing 20 unit, sisanya tersebar dan  ini berasal khusus dari infaq ASN,” terang Tatu.

Diketahui khitanan massal juga melibatkan 100 anak  yang dibagi tiga Kecamatan yakni Ciomas 60 orang, Pabuaran 10 orang dan Gunung Sari 30 orang bekerjasama dengan Puskesmas Ciomas, Puskesmas Padarincang, Puskesmas Pabuaran.

Dengan  anggaran sebesar Rp 65 juta yang digunakan untuk obat-obatan, tenaga medis,santunan Rp 200 ribu, baju koko, sarung dan peci untuk anak-anak yang dikhitan.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Serang, Wardi Muslich mengatakan, saat ini Baznas terus berupaya untuk mencapai target yang sudah ditentukan.

Target Kami kurang R p3,1 miliar  lagi dan masih ada waktu 2 bulan setengah yang akan dimanfaatkan untuk penghimpunan ZIS ini,” pungkasnya. [ars]

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds