Somasi Walikota Airin, Permahi Diterima Asda I

Tragedi Mahasiswi UIN Terlindas Truk

Hukum  JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 15:22:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Somasi Walikota Airin, Permahi Diterima Asda I

Somasi Permahi di terima Asda I/LAN

RMOLBanten. Tragedi truk pengangkut tanah bernomor polisi B 9569 CQA yang melindas mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah hingga tewas ditempat berbuntut panjang.

Korban meningga yakni Niswatul Umma di Jalan Graha Raya Bintaro, Pondok Aren, Tangsel pada Senin (14/10).

Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) Tangerang mendatangi Balai Kota Tangsel untuk melayangkan somasi dengan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel (Walikota Airin Rachmi Diany) dan diterima langsung oleh Asisten Daerah 1 Rahmat Salam, Jum'at (18/10).

Dalam pertemuannya, Ketua Umum DPC Permahi Tangerang, Atharani Farhani mengutarakan bahwa kejadian seperti ini bukanlah kali pertama.

Ia mendesak agar Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 3 Tahun 2012 tentang Pengaturan Waktu Operasi Kendaraan Angkutan Barang di Wilayah Kota Tangsel untuk segera diperbarui.

"Seharusnya Perwal tersebut dilakukan pembaharuan secara berkala paling sedikit setahun. Kemudian, kendaran bertonase berat wajib beroperasi pada waktu yang tidak mengganggu keamanan, keselamatan. kelancaran, dan ketertiban lalu lintas dan angkutan jalan," ujar Atharani.

Atharani juga meminta jika terjadi pertemuan antara Pemkot dan Dinas Perhubungan (Dishub) Tangsel untuk dilibatkan.

Ia pun, mengancam jika somasi tersebut tidak ditindaklanjuti oleh Pemkot Tangsel. Permahi akan melaporkan Walikota Tangsel kepada Ombudsman.

"Apabila somasi ini tidak segera ditindaklanjuti, maka kami akan melaporkan Walikota Tangsel kepada Ombudsman selaku lembaga yang berwenang," ungkapnya.

Sementara itu Asda 1 Tangsel, Rahmat Salam mengungkapkan untuk operasional waktu truk bertonase besar harus ada peninjauan perwal kembali.

Dan, ia pun mengucapkan rasa duka mendalam atas tragedi yang menimpa Almarhumah Niswatul Umma.

"Adanya pertemuan ini, pastinya akan langsung saya sampaikan ke Dishub dan Ibu Walikota agar segera akan mengkaji ulang, melalui jajaran hukum," papar Rahmat.

Bahkan, dirinya juga menyebut jika Pemkot Tangsel sama dengan pemikiran Permahi bergerak cepat untuk mengkaji Perwal Nomor 13 tahun 2012. Dan, setuju jika pembahasan tersebut melibatkan banyak pihak.

"Memang harus melibatkan banyak pihak, termasuk mahasiswa dalam pengkajian ulang Perwal Nomor 13 Tahun 2012 tersebut," tutupnya. [ars]

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds