Pelaku Ekkraf Pariwisata Di Banten Didorong Daftarkan HAKI

Pariwisata & Budaya  SELASA, 22 OKTOBER 2019 , 00:10:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Pelaku Ekkraf Pariwisata Di Banten Didorong Daftarkan HAKI

Sosialisasi HAKi/RUS

RMOLBanten .Pemprov Banten mendorong para pelaku ekonomi kreatif (Ekkraf)terutama yang berada di sekitar destinasi wisata, agar mendaftarkan hasil karyanya.

Destinasi itu baik berupa karya yang berwujud maupun tidak wujud melalui pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Kepala Dinas Pariwisata  (Dispar) Banten Eneng Nurcahyati, mengatakan, banyak karya-karya hasil UKM yang selama ini belum mendaftarkan hak atas kekayaan Haki, terutama yang berada di sekitar kawasan wisata.

Karena itu, pihaknya mendorong agar karya-karya UKM di sekitar destinasi wisata didaftarkan di Haki agar bisa terlindungi hak keyaan intelektual tersebut dari pengakuan oleh pihak lain.

"Sebenarnya banyak kasus yang terjadi, karya-karya anak bangsa yang diklaim oleh pihak lain. Nah untuk itu jangan sampai terjadi, makanya harus ada perlindungan melalui Undang-undang hak kekayaan intelektual. Sehingga kami mendorong pelaku ekonomi kreatif di  Banten mendaftarkan hasil karyanya," katanya Eneng saat membuka kegiatan sosialisasi hak atas kekayaan intelektual bagi pelaku ekonomi kreatif di Provinsi Banten, Senin (21/10).

Eneng menjelaskan, keberadaan ekonomi kreatif di sekitar destinasi wisata menjadi salah satu bagian yang akan mampu  mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan ke destinasi wisata.

Sebab, destinasi wisata tanpa adanya hasil karya dari para pelaku ekonomi kreatif menjadi kurang menarik dan tidak akan memberikan dampak bagi pengembangan ekonomi masyarakat sekitar destinasi wisata.

"Saya rasa kalau objek wisata tanpa adanya hasil karya ekonomi kreatif sangat kurang menarik. Namun tentunya harus disesuaikan dengan destinasi tersebut," ungkap Eneng.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan Ham Kanwil Kemenkumham Banten Sri Kurniati Handayani Pane mengatakan, Provinsi Banten masuk dalam peringkat tiga secara nasional terkait dengan jumlah pemohonan dari pelaku usaha yang sudah paham dan mengerti arti perlindungan dari pada produk sebagai hak kekayaan intelektual.

Perlindungan haki tersebut sangat penting apalagi diera pasar global, karena jika akan melakukan ekspor import tanpa adanya perlindungan hukum, bagaimana nasib dari produk yang dihasilkannya.

"Makanya penting sosialiasi ini untuk meningkatkan pemahaman agar produk-produk yang dihasilkan mendapat perlindungan hukum. Sehingga kalau ada perlindungan hukumnya, akan menjadi produk UMKM yang siap bersaing di mancanegara," kata Sri Kurniati.

Menurutnya, jumlah produk UKM yang mendaftarkan Haki sejak 2025 sampai 2018 sudah ada sekitar 1052 produk yang sudah didaftarakan. Sehingga dengan tingginya kesadaran mendaftarkan tersebut, Banten masuk pada peringtak tiga secara nasional setelah Jatim dan Jabar.

"Untuk mendaftarnya sangat mudah karena sekarang sudah bisa online, jadi bisa di rumah mendaftarnya,"imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan SDM dan Ekonomi Kreatif Dispar Banten Linda Rohyati menambahkan, pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Perindag, MUI, Kemenkumham untuk menentukan legalitas ijin kepada siapa kewenangan tersebut akan diturunkan setelah produk ekonomi kreatif yang sudah mendaftarkan Haki.

Karena nantinya Dinas Pariwisata ingin mempromosikan produk tersebut setelah produk tersebut memiliki hak kekayaan intelektual.

"Harapan kami dari seluruh kabupaten/kota yang memiliki usaha yang sudah jelas legalitasnya dan dikembangkan di titik pariwisata, agar segera mendaftarkan kekayaan intelektual tersebut. Salah satu contohnya tadi kerajinan miniatur badak,"terangnya.

Selain dari Kemenkumham, sosialisasi yang diselenggarakan Dispar Banten tersebut juga menghadirkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten Babar Suharso dan unsur akademisi dari Untirta. [obi] 

Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

The ads will close in 10 Seconds