Dituding Pemborosan, KNPI Kecam Rapat APBD Di Luar Daerah

Parlemen  SELASA, 22 OKTOBER 2019 , 19:06:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Dituding Pemborosan, KNPI Kecam Rapat APBD Di Luar Daerah

Muhammad Ilham/NET

RMOLBanten. Kegiatan rapat badan anggaran DPRD Kota Serang tentang pembahasan Raperda tentang  APBD tahun anggaran 2020 dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Serang di The Media Hotel And Tower, Jakarta dinilai hanya menghamburkan anggaran.

Demikian disampaikan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Serang Muhammad Ilham, Selasa, (22/10).

Ia menuturkan alasan paling utama pembangunan gedung DPRD Kota Serang yang menelan angka Rp 45 Miliar supaya anggota DPRD tidak melakukan rapat anggaran di luar kota.

"Makanya waktu itu dibikin gedung yang mewah seharga Rp 45 Miliar.
Harusnya mereka berkomitmen dengan omongannya aja dulu kalau misalkan gedung dewan bisa memfasilitasi setiap rapat Kenapa harus keluar kota," katanya.

Seharusnya rapat itu dilakukan di Kota Serang agar dapat menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) jadi jika dilakukan di Kota Serang otomatis pajak itu akan berputar di Kota Serang juga.  

"Dewan ini tidak mempunyai rasa empati bagi masyarakat Kota Serang, seharusnya mereka bisa memberikan contoh kepada yang muda untuk belajar mengabdi pada masyarakat," ujarnya.

Yang pasti, dikatakan Ilham ketika dibandingkan saat jalan-jalan di kota sendiri dengan jalan-jalan ke luar kota pasti anggaran membengkak dan ini pasti ada pemborosan anggaran.

"Ibarat kata, kalau kita bacakan di sini cukup 100 ribu kalau ke luar kota itu cuma cukup buat ongkos saja. Harusnya ketika membahas anggaran yang krusial bagi masyarakat bisa menggunakan gedung dewan yang sekarang sudah mewah," tuturnya.

Sementara itu Sekertaris DPRD Kota Serang Ma'mun Chudori membenarkan perihal rapat yang pembahasan APBD 2020 dilaksanakan di luar Kota. Selain itu pihaknya juga mengakui rapat tersebut menggunakan APBD Kota Serang.

"Kalau untuk anggarannya berapa saya lupa. Itu mah masalah selera saja boleh di mana saja boleh di Pandeglang boleh di Ciruas boleh di mana saja sesuai kesepakatan saja," katanya.

Dirinya juga membantah kalau rapat ini merupakan pemborosan anggaran. Soalnya, untuk anggaran sudah dihitung sesuai kebutuhan.

"Ini kan terkait dengan keinginan tempat yang refresentatif itu juga kesepakatan pimpinan anggota dan pimpinan daerah. Kenyamanan saja mungkin karena rapat di kantor juga dilaksanakan biar ada variasi tidak melulu di dalam kantor," ucapnya.

Diketahui dalam jadwal kegiatan di lingkungan Pemkot Serang  di Oktober 2019 dilaksanakan selama dua hari dimulai dari tanggal 22 hingga 23 Oktober 2019 bertempat di The Media Hotel and Tower. [ars]



Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds