Ibu Kandung Afridza Syok Mendengar Kabar Anaknya Tewas

Olahraga  SENIN, 04 NOVEMBER 2019 , 18:51:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Ibu Kandung Afridza Syok Mendengar Kabar Anaknya Tewas

Paman Afridza, Bayu Aditya/MAYA

RMOLBANTEN. Sri Wedari Ersa, ibu kandung pembalap Indonesia yang tewas saat bertanding pada ajang Talent Asian Talent Cup 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia syok ketika mendapat kabar anaknya tewas di arena balapan pada Sabtu (2/11) lalu.

Demikian disampaikan Paman Alfridza, Bayu Aditya saat menjemput jenazah di Terminal Kargo, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (4/11/2019).

"Tim di sana langsung telepon ibunya, pas tahu langsung syok dan pingsan," ujarnya.

Bahkan, sang ibu tidak dapat diajak berkomunikasi dan terus menangis hingga tak sadarkan diri. Ia terus meminta bertemu anak sulungnya tersebut, meski akhirnya dapat menerima dengan ikhlas.

"Sebab dari awal kami menyadari, baik Afridzanya sendiri, ibu ayahnya, dan keluarga. Kalau jadi pembalap itu resikonya tinggi, ya sudah, kami terima," ujar Bayu.

Bayu mengatakan, sang ibu dan keluarga besar selalu menyaksikan laga Afridza saat mengharumkan nama Indonesia, tak terkecuali saat insiden kecelakaan tersebut terjadi. Namun, belum diketahui siapa yang paling parah lukanya akibat kecelakaan yang melibatkan dua pembalap itu.

"Saat melihat ada korban pembalap yang ditandu, keluarga menyadari helm yang dipakai bukanlah milik Afridza. Dari sanalah keluarga menyadari bila yang mendapat luka berat dan dievakuasi dengan helikopter menuju rumah sakit adalah Afridza. Barulah sekitar jam 4 lewat 20 sorenya, ibunya Afridza mendapat telepon kabar meninggalnya," tutur Bayu.

Mulai saat itu, seluruh keluarga besar kumpul. Para fans dan tetangga juga ikut membantu mempersiapkan kepulangan jenazah Afridza, pembalap yang dikenal ramah di lingkungannya itu.

"Sudah kumpul semua di rumah, Kapolda (Jawa Barat) juga sudah menyampaikan belasungkawanya," tandasnya. [ars]

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds