Seleksi Lelang Jabatan di Pemprov Diulang, Ada Masalahkah?

Pemprov Banten  SENIN, 04 NOVEMBER 2019 , 21:04:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Seleksi Lelang Jabatan di Pemprov Diulang, Ada Masalahkah<i>?</i>

Ilustrasi/Net

RMOLBANTEN. Panitia Seleksi (Pansel) lelang jabatan atau open bidding jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama untuk dua kepala organisasi perangkat daerah (OPD) diulang.

Pasalnya, berdasarkan hasil tes akhir belum memenuhi syarat minimal pengajuan.

Diketahui, dua OPD yang diulang adalah untuk posisi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banten.

Berdasarkan hasil proses seleksi, dari dua posisi tersebut hanya satu orang yang memenuhi sayarat kompetensi dari jumlah maksimal tiga orang.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten, Komarudin mengatakan, berdasarkan hasil pleno pansel memutuskan untuk kembali melakukan lelang jabatan untuk dua posisi tersebut.

"Karena dari dua posisi yang dilelang masing-masing hanya satu orang peserta yang memenuhi syarat. Dan kerja pansel itu kan memilih tiga, artinya belum jadi. Dan belum kita umumkan,” ujar Komarudin saat ditemui usai rapat pimimpinan di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan  Daerah (Bappeda) Banten, KP3B, Kota Serang, Senin (4/11).

Saat ditanya apakah peserta yang memenuhi syarat kompetensi wajib mengikuti lelang ulang, Komarudin menilai peserta tersebut wajib ikut kembali. Meski begitu, ia mengungkapkan, jika peserta tersebut tidak perlu melakukan asessment.

"Nggak perlu. Dokumennya kan masih ada,” katanya.

Berdasarkan catatan, Pemprov Banten menyelenggarakan lelang jabatan untuk empat OPD, yaitu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Banten, Kepala BPBD dan Kepala DPMPTS Banten.

Namun dalam perjalanannya hanya dua posisi yang diajukan oleh Pansel ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yaitu Kepala DPUPR dan Kepala Dinas Ketapang.

"Jadi Yang kita ajukan ke KASN itu hanya PUPR dan Ketapang. Karena sudah ada tiga besar dan memenuhi standar kompetensi. kalau dua posisi tadi hanya satu yang memenuhi syarat,” ungkapnya.

Terkait siapa yang akan dipilih oleh Gubernur Banten untuk menepati posisi Kepala Dinas PUPR dan Dinas Ketapang, Komarudin mengaku,  masih menunggu hasil verifikasi KASN.

"Mereka kan memferivikasi, posisinya benar apa nggak. Kalau benar silahkan dilantik. Dan sebelum dilantik kita umumkan dulu. Dan untuk yang dua lagi saya tegaskan kartena tida ketemu tiga besar maka harus diulang dari nol. Kalau nggak memenuhi standar yah diulang,” ujarnya.

Saat ditanya terkait proses lelang jabatan untuk posisi Asisten Daerah (Asda) I, Komarudin mengaku jika saat ini tengah proses di KASN. Ia memperkirakan pekan ini hasilnya sudah keluar.

"Sekitar tanggal 7 November udah selesai. Sama juga yang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten juga tinggal nunggu rekomendasi KASN,” katanya.

Sementara, Sekda Banten, Al Muktabar mengaku, proses lelang jabatan atau open bidding yang dilakukan Pemprov Banten harus mengikuti aturan perundang-undangan yang berlaku.
Ia menjelaskan, setiap open bidding harus melalui proses konsultasi dengan KASN.

"Setelah konsultasi dengan KASN baru kita umumkan, prosesnya begitu. Dan dari konsultasi juga memungkinkan ada perubahan-perubahan. Yang jelas kita akan ikut sesuai aturan perundnag-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Al Muktabar menegaskan, pihaknya juga akan meninjau ulang (review) jika ditemukan adanya peserta lelang jabatan yang bermasalah.

"Kalau ada yang bermasalah kita akan review sesuai denganaturan yanga ada. Kan itu menyalahi aturan yang ada, makanya kita akn evaluasi. Seperti calon Kepala Biro Perekonomian Pemprov Banten yang hingga kini belum dilantik. Itu lagi kita review,” pungkasnya. [dzk]

Komentar Pembaca
Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

SELASA, 10 DESEMBER 2019 , 03:17:00

The ads will close in 10 Seconds