Tatu Minta Dinkes Kampanye PHBS Secara Masif

Kesehatan  SELASA, 05 NOVEMBER 2019 , 02:26:00 WIB | LAPORAN: OBI JAYA

Tatu Minta Dinkes Kampanye PHBS Secara Masif

Ratu Tatu Chasanah/Dok

RMOLBANTEN. Warga diminta senantiasa menjaga lingkungan dan kesehatan, selain itu jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) hingga pemerintah desa lebih memasifkan atau memaksimalkan kampanye perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Demikian disampaikan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah usai membuka kegiatan Bakti Sosial yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) di Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Senin, (4/11).

Ajakan secara masif kata Tatu, dilakukan agar masyarakat semakin sadar bahwa kesehatan dimulai dari PHBS.

"Jangan bosan disampaikan tentang perilaku hidup bersih dan sehat, supaya capaian pelayanan kesehatan dimulainya dari bawah masyarakat sendiri," ungkap Tatu.

Tatu berkomitmen, Pemkab Serang akan terus mengawal agar seluruh warga bisa melakukan PHBS secara rutin dan bisa menjaga kesehatan keluarga serta lingkungannya.

"Jadi dengan masyarakat sadar tentang kesehatan mereka sendiri, pola hidup sehat mereka sendiri ini yang terus digaungkan oleh pemerintah daerah sampai ke tingkat desa,” tegasnya.

Dalam Kegiatan tersebut, diadakan juga  khitanan massal dengan melibatkan 60 anak kurang mampu, pengobatan gratis, dan  pembagian sembako gratis sebanyak 520 paket untuk masyarakat yang tidak mampu secara ekonomi.

"Seperti kegiatan saat ini, masyarakat terlihat antusias untuk berobat gratis, dan memang kegiatan ini ditunggu oleh masyarakat,” terang Tatu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Sri Nurhayati mengatakan, bakti sosial dalam rangka Hari Kesehatan Nasional yang ke 55 Tahun jatuh pada tanggal 12 November rutin dilaksanakan.

Sedangkan untuk HKN tahun 2019 yang bertemakan ‘Generasi sehat Indoensia unggul’, dirangkaikan baksos pemeriksaan untuk pencegahan penyakit tidak menular pada kelompok tertentu.

"Pemeriksaan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabet, penyakit gula atau kencing manis yang paling banyak dialami. Penyebabnya,  banyak faktor diantaranya pola makan, buruknya PHBS faktor paling utama,” pungkasnya. [obi]



Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds