Radikalisme Di Tengah Ekonomi Mandek, Ini Kabinet Maju Atau Mundur?

Politik  SELASA, 05 NOVEMBER 2019 , 21:15:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Radikalisme Di Tengah Ekonomi Mandek, Ini Kabinet Maju Atau Mundur?

Rizal Ramli/Net

RMOLBANTEN. Data badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2019 hanya berada di angka 5,02 persen, turun dari kuartal II.

Dari data itu, Indonesia kini tengah dihadapkan dengan persoalan ekonomi.

Merosotnya ekonomi, publik Tanah Air justru seakan disibukkan dengan maraknya isu radikalisme.

Kabinet Indonesia Maju yang diusung Presiden Joko Widodo dan KH Maruf Amin di periode 2019-2024 seakan lupa dengan isu besar yang bisa saja berdampak buruk bagi perekonomian Tanah Air, bahkan krisis ekonomi.

Fenomena ini pun turut menjadi kegelisahan ekonom senior yang juga pernah menjabat sebagai Menko Perekonomian, Rizal Ramli.

"Dengan hebohnya isu radikalisme, radikulisme & radikolisme, dan perkembangan ekonomi makro & mikro yang semakin mandek, kita jadi bertanya-tanya apakah ini ‘Kabinet Maju’ atau ‘Kabinet Atret (achterwaarts) - Mundur’?" tutur Rizal Ramli di akun Twitternya, Selasa (5/11).

Jauh-jauh hari, kata RR biasa disapa, Indonesia telah diprediksi tak akan mencapai target pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan oleh pemerintah, bahkan beberapa di antaranya memprediksi pertumbuhan tak lebih dari 5 persen.

Namun belum ada langkah signifikan yang diambil pemerintah mengatasi masalah ini.

"Melansir konsensus Bloomberg, JPMorgan Chase memproyeksikan ekonomi Indonesia 2019 tumbuh 4,9 persen, sementara proyeksi Deutsche Bank level 4,8 persen," pungkas RR. [dzk] 

Komentar Pembaca
Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

SELASA, 10 DESEMBER 2019 , 03:17:00

The ads will close in 10 Seconds