BNPT: Masyarakat Jangan Terpancing Isu Cadar dan Celana Cingkrang

Keamanan  RABU, 06 NOVEMBER 2019 , 02:23:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

BNPT: Masyarakat  Jangan Terpancing Isu Cadar dan Celana Cingkrang

Irfan Idris/Repro

RMOLBANTEN. Penggunaan busana cadar dan celana cingkrang sudah dipakai sejak lama. Masyarakat diminta jangan mau digoreng lagi dengan isu tersebut.
 
Demikian disampaikan Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Irfan Idris, dalam acara Indonesia Lawyers Club tvOne 'Apa dan Siapa yang Radikal', Selasa malam, (5/11).

Diketahui, cadar dan celana cingkrang mencuat karena dikaitkan dengan simbol radikalisme yang disampaikan Menteri Agama Fachrul Razi. Penggunaan busana cadar dan celana cingkrang sudah dipakai sejak lama.
 
"Penampilan pakaian bukan baru, sudah lama orang ambil kesimpulan itu. Janganlah terpancing," ujar Irfan.

Selanjunya Irfan menjelaskan kriteria radikal, yang disebutnya ada empat. Intoleran, konsep takfiri, menolak NKRI, dan menolak Pancasila.

"Konsep takfiri ini enggak tahu dikirim dari mana. Menolak NKRI. Sudah selesai ideologi kita Pancasila," katanya.

Ditegaskan Irfan, penyebab radikal bermacam-macam tidak hanya dari satu sektor.

Kata dia, bisa dari kurangnya pendidikan, siraman agama, dan ekonomi. Faktor ekonomi diduga penyumbang terbesar.

"Untuk itu kita harus ingatkan empat konsensus negara karena banyak lupa. Ini kita persiapkan bagi anak-anak kita," ujarnya. [dzk]


Komentar Pembaca
Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

SELASA, 10 DESEMBER 2019 , 03:17:00

The ads will close in 10 Seconds