Mengejutkan, Fraksi PDIP Sebut BPJS Naik Bentuk Pemerasan, Bukan Gotong Royong!

Kesehatan  KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 , 00:15:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Mengejutkan, Fraksi PDIP Sebut BPJS Naik Bentuk Pemerasan, Bukan Gotong Royong<i>!</i>

Ribka Tjiptaning/Net

RMOLBANTEN. Kritik mengejutkan datang dari Fraksi PDI Perjuangan yang menyebut kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan yang mencapai 100 persen akan membuat masyarakat menjerit.

Bahkan kebijakan yang telah disetujui Presiden Jokowi ini layaknya bentuk pemerasan kepada rakyat.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi IX DPR , Ribka Tjiptaning di Gedung Nusantara I, Kompleks DPR RI, Senayan, Rabu (6/11).

Elu karena enggak masuk PBI karena yang sehat membantu yang sakit tapi dipaksakan satu keluarga (membayar), Itu namanya pemerasan, bukan gotong royong, apalagi naik 100 persen," ujar Ribka.

Lebih lanjut kata Ribka, alasan kenaikan iuran demi menutupi defisit negara yang mencapai triliunan rupiah juga dinilai bukan alasan tepat.

"Udeh jangan ngomongin defisit, ini sudah salah pengelolaan,” tambah Wasekjen PDIP ini.

Ribka bukan tanpa alasan menyalahkan buruknya pengelolaan.

Menurutnya, di zaman Menkes Siti Fadhilah Supari terdapat Jamkesmas dengan premi lima ribu rupiah, namun berjalan lancar tanpa adanya keluhan dari masyarakat.

"Enggak ada yang ribut. Dokter enggak ribut, rumah sakit enggak ribut (dibayar) lima ribu. Masa sekarang Rp 23 ribu yang PBI masih ribut, artinya di mana nih ributnya?” pungkas Ribka dilansir dari Kantor Berita RMOLNetwork. [dzk] 

Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

The ads will close in 10 Seconds