RAPBD 2020, Ketua DPRD Banten: Insya Alloh Hari Ini Bisa Sepakat

Parlemen  KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 , 04:50:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

RAPBD 2020, Ketua DPRD Banten: Insya Alloh Hari Ini Bisa Sepakat

Ketua DPRD Banten Andra Soni/Dok

RMOLBANTEN. Alotnya pleno RAPBD 2020 dikarenakan banyak hal yang dibicarakan satu persatu mengenai program dalam nota komisi.

Demikian disampaikan Ketua DPRD Banten Andra Soni usai rapat pleno finalisasi RAPBD Banten tahun 2020 antara badan anggaran (Banggar) dengan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) di Pendopo Gubernur Banten Lama, Rabu (6/11).

Rapat pleno sendiri berlangsung dari pukul 17. 00 sampai dengan 20. 30 WIB (dijeda sholat maghrib selama kurang lebih 30 menit) belum menyepkati apa-apa.

"Proses biasa, namanya ngurusi rakyat, harus disikusi dan ngobrol. InsyAllah mudah-mudahan besok (hari ini), kita lanjutkan pembahasan, dan dapat disepakati bersama," ungkapnya.
 
Namun demikian diakui Andra, apa yang terjadi dalam rapat pleno membahas nota komisi pada tanggal 4 November lalu, adanya program kegiatan yang sama atau duplikasi serta terlalu besarnya program kegiatan usulan dari TAPD.
 
"Nota komisi, sinkronisasi apa yang dibahas di rakor rapat koordinasi) dengan komisi, kita samakan persepsinya. Bukan tidak terakomodir, kita mencari menyesuaikan yang sudah ada, jangan ada duplikasi. Di internalnya juga (TAPD) ada yang kita kurangi," ungkapnya.
 
Namun sayangnya politisi Gerindra tersebut enggan menjabarkan secara detail, program apa saja yang terjadi duplikasi dan pengurangan anggaran dari program TAPD.

"Detailnya, besok saja (hari ini)," ungkapnya.
  
Adapun mengenai bantuan keuangan (Bankeu) pada APBD Banten tahun 2020, dikatakan Andra masih belum final. Slot anggaran yang diusulkan oleh TAPD, dimana besaran Bankeu 2020, sama dengan 2019, masih bisa berubah.
 
"Masih belum final, ada perubahan. Tapi yang jelas, bantuan keuangan kita sesuaikan dengan kebutuhan, dan kita bantu. Ada beberapa hal alasan. Adanya kesenjangan fiskal dan IPM (indek pembangunan manusia) dan ketertinggalan (daerah tertinggal). Pada umumnya pemprov dan Banggar menyesuaikan dengan kemampuan keuangan," pugnkasnya. [obi]


Komentar Pembaca
Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

SELASA, 10 DESEMBER 2019 , 03:17:00

The ads will close in 10 Seconds